06 October 2021, 23:00 WIB

Operasi Pasukan Quds Iran di Luar Negeri Utamakan Drone


Mediaindonesia.com | Internasional

PASUKAN Quds dari Pengawal Revolusi elit (IRGC), yang bertanggung jawab atas operasi kontroversial Iran di luar negeri, semakin menggunakan drone sebagai sarana utama untuk melakukan serangan udara dan memasok proksi. Ini diungkapkan kelompok oposisi di pengasingan, Rabu (6/10).

Dewan Nasional Perlawanan Iran (NCRI) mengatakan bahwa drone itu diproduksi delapan pabrik di Iran. Terkadang pabrik itu menggunakan bahan-bahan yang diselundupkan dari luar negeri dan kemudian dikirim ke negara-negara seperti Irak dan Suriah tempat mereka dirakit dan kemudian dikerahkan.

NCRI, sayap politik Mujahidin Rakyat (MEK) yang dilarang di Iran, mengatakan temuannya didasarkan pada laporan dari kelompok pendukung yang diklaim MEK berada di dalam negeri. Temuan itu menyediakan gambar yang diklaim sebagai pabrik produksi drone tetapi tidak dapat melakukan verifikasi klaim secara independen.

Pasukan Quds, yang dipimpin oleh komandan Qassem Soleimani sampai pembunuhannya dalam serangan AS di Irak pada 2020, dituduh oleh Barat memimpin operasi Iran di Irak, Suriah, dan Yaman. Pasukan itu dianggap berusaha pula menyerang sasaran-sasaran Barat.

NCRI mengatakan Pasukan Quds terutama menggunakan berbagai kendaraan udara tak berawak (UAV) untuk operasi terorisnya serta memasok proksinya di wilayah tersebut. "Sampai batas tertentu, rezim berusaha untuk mengompensasi angkatan udara yang ketinggalan jaman dan bobrok dengan teknologi ini," tambahnya.

Disebutkan bahwa untuk memproduksi drone tersebut, Iran telah menyelundupkan beberapa bagian utama, seperti mesin dan komponen elektronik dari Tiongkok serta bahan baku dari Turki dan Korea Selatan. Sekarang ada Komando UAV khusus di antara lima unit Angkatan Udara IRGC. Komando UAV memiliki beberapa kelompok yang ditempatkan di berbagai pangkalan di seluruh Iran.

Pasukan Quds membawa anggota milisi pro-Iran di luar negeri ke Iran untuk pelatihan penggunaan drone. Peralatan dikirim ke luar Iran melalui Bandara Mehrabad di Teheran atau lewat darat yang disembunyikan di truk. Dalam kasus Yaman, pengiriman melalui laut.

Baca juga: Iran Prihatin dengan Kehadiran Israel di Kaukasus

Dikatakan dalam konflik Suriah, Iran telah campur tangan untuk mendukung rezim Presiden Bashar al-Assad. IRGC telah secara konsisten menggunakan drone untuk mengidentifikasi dan menyerang pasukan oposisi Suriah. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT