01 October 2021, 11:48 WIB

Vaksinasi Covid-19 di Afrika Baru Sentuh Angka 2 Persen dari Populasi


Atikah Ishmah Winahyu | Internasional

ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan hanya 2% dari populasi atau lebih sedikit, yang telah menerima vaksin covid-19 di separuh negara di Afrika.

Lima belas dari 54 negara di benua itu telah berhasil memvaksinasi setidaknya 10% penduduknya, sehingga mencapai tujuan global untuk 30 September, yang ditetapkan pada Mei oleh Majelis Kesehatan Dunia.

"Data terbaru menunjukkan peningkatan yang moderat tetapi masih ada jalan panjang untuk mencapai target WHO untuk memvaksinasi 40% populasi pada akhir tahun ini," kata koordinator vaksinasi WHO di Afrika, Richard Mihigo.

“Pengiriman vaksin telah meningkat tetapi rencana pengiriman yang tidak jelas masih merupakan gangguan nomor satu yang menahan Afrika," tuturnya.

Sebanyak 23 juta dosis vaksin tiba di Afrika pada bulan September, meningkat 10 kali lipat dari bulan Juni.

“Setengah dari 52 negara Afrika yang telah menerima vaksin covid-19 telah memvaksinasi sepenuhnya hanya 2% atau kurang dari populasi mereka,” kata WHO.

Sebagian besar negara Afrika yang telah memenuhi atau lebih baik dari target 10%, memiliki populasi yang relatif kecil.

Baca juga: WHO: Kekurangan Vaksin Covid di Afrika Bisa Buat Dunia Kembali ke Titik Awal

Pulau Mauritius dan Seychelles telah berhasil memvaksinasi sepenuhnya lebih dari 60% populasi mereka, menurut data WHO.

Di Maroko, 48% populasi telah menerima dua suntikan covid-19, sementara angkanya di atas 20% di Tunisia, Komoro, dan Tanjung Verde.

"Semua negara ini telah menikmati pasokan vaksin yang cukup, dan banyak yang dapat mengakses dosis dari sumber terpisah selain yang dikirim melalui fasilitas Covax global,” imbuhnya.

Jumlah kasus covid-19 di Afrika turun 35% menjadi lebih dari 74.000 dalam seminggu hingga 26 September. Hampir 1.800 kematian dilaporkan di 34 negara Afrika pada periode yang sama.

"Meskipun jumlah kasus menurun, kita semua harus tetap waspada dan terus mematuhi langkah-langkah kesehatan dan keselamatan masyarakat yang terbukti menyelamatkan nyawa, seperti memakai masker, mencuci tangan secara teratur dan menjaga jarak fisik, terutama saat tingkat vaksinasi tetap rendah," ujar Mihigo pada konferensi pers virtual.(Straitstimes/OL-5)

BERITA TERKAIT