30 September 2021, 15:52 WIB

Hari Nasional Tiongkok, Hong Kong Kerahkan 8.000 Polisi


Atikah Ishmah Winahyu | Internasional

OTORITAS Hong Kong menempatkan lebih banyak polisi di sejumlah ruas jalan utama pada peringatan Hari Nasional Tiongkok. Otoritas berupaya mengantisipasi kerusuhan, seperti yang terjadi dua tahun lalu.

Kepolisian kota diketahui mengerahkan lebih dari 8.000 personel pada Kamis dan Jumat waktu setempat. Termasuk, ahli kontra-terorisme, "raptor" pasukan taktis khusus dan petugas berpakaian preman.

Baca juga: Warga Tiongkok yang Masuk Hong Kong tidak Perlu Dikarantina

Selain itu, polisi akan menutup kawasan Distrik Wan Chai, di mana pejabat tinggi akan melakukan upacara pengibaran bendera tahunan. Kepala Eksekutif Carrie Lam diharapkan menyampaikan pidato publik.

Perwakilan polisi dan pemerintah Hong Kong tidak segera menanggapi permintaan komentar sejuah ini. Kehadiran polisi dalam jumlah besar muncul ketika pejabat Tiongkok berulang kali menekankan pentingnya kembalinya bekas jajahan Inggris ke stabilitas, setelah protes anti-pemerintah pada 2019.

Baca juga: Pejabat Klaim Pemberlakuan UU Keamanan Tertibkan Hong Kong

Beijing menanggapi kerusuhan bersejarah dengan memberlakukan UU Keamanan Nasional di Hong Kong pada Juni 2020. Aturan itu menghadirkan hukuman seumur hidup karena pemisahan diri, subversi, terorisme dan berkolusi dengan pasukan asing.

Para pejabat pun mewaspadai tanda-tanda perbedaan pendapat atau aksi terorisme, setelah penyerang tunggal menikam seorang petugas kepolisian pada 1 Juli lalu. Awal bulan ini, sekitar 6.000 polisi dikerahkan ketika kelompok elit memilih komite yang akan memimpin Hong Kong pada tahun depan.(Straitstimes/OL-11)

 

BERITA TERKAIT