27 September 2021, 10:40 WIB

Kelompok Bersenjata Nigeria Bebaskan 10 Siswa Lagi Usai dapat Uang Tebusan


Nur Aivanni | Internasional

KELOMPOK bersenjata yang menculik lebih dari 100 siswa dari sebuah sekolah di barat laut Nigeria lebih dari dua bulan lalu membebaskan 10 sandera lagi setelah mendapatkan uang tebusan.

Para penyerang menyerbu Bethel Baptist High School pada 5 Juli di pinggiran kota Kaduna, menculik 121 siswa yang sedang tidur di asrama mereka.

Penculikan di Bethel adalah salah satu dari serangkaian penculikan oleh geng bersenjata yang dikenal secara lokal sebagai bandit yang meneror Nigeria barat laut dan tengah, menjarah, mencuri ternak, dan menculik.

Geng tersebut baru-baru ini menargetkan sekolah dan perguruan tinggi, menangkap siswa untuk mendapatkan uang tebusan dari orangtua dan pihak berwenang.

"Para penculik membebaskan 10 siswa lagi hari ini setelah kami memenuhi permintaan keuangan mereka seperti siswa sebelumnya yang mereka bebaskan," kata Kepala Asosiasi Orangtua Joseph Hayab tanpa mengatakan berapa banyak yang dibayarkan.

Pembebasan siswa yang terakhir tersebut terjadi seminggu setelah 10 siswa lainnya dibebaskan.

"Kami sekarang memiliki 11 siswa lagi yang ditahan dan kami berharap semua akan dibebaskan pada saat kami mencapai kesepakatan dengan para bandit," ujar Hayab.

Baca juga: 19 Penduduk Nigeria Diculik Orang Bersenjata

Para penculik telah membebaskan siswa yang diculik secara berkelompok, yang menurut Hayab, dimaksudkan untuk memeras lebih banyak uang dari orangtua karena uang dibayarkan setiap kali siswa dibebaskan.

Juru Bicara Kepolisian Nasional Frank Mba, pada Kamis, mengatakan sejauh ini 110 siswa telah dibebaskan atau berhasil melarikan diri. Sementara itu, tiga dari para penculik telah ditangkap.

Lebih dari 1.000 siswa dan murid telah diculik di utara sejak Desember, meskipun sebagian besar dibebaskan setelah negosiasi. Bulan lalu, para bandit membebaskan 93 murid yang diculik di negara bagian Niger tengah setelah tiga bulan ditahan.(AFP/OL-5)

BERITA TERKAIT