24 September 2021, 21:27 WIB

AS Frustrasi, Menlu Iran: Insyaallah Kami kembali Rundingkan Nuklir


Mediaindonesia.com | Internasional

IRAN tidak ingin meninggalkan pembicaraan yang bertujuan menghidupkan kembali kesepakatan nuklir dengan negara-negara besar. Ini disampaikan setelah kekuatan Barat menyatakan frustrasi atas lambatnya langkah Iran.

"Kami tidak berusaha untuk keluar dari meja perundingan," kata Menteri Luar Negeri Hossein Amir-Abdollahian kepada kantor berita resmi IRNA, Jumat (24/9). "Kami pasti akan mengejar negosiasi yang melayani hak dan kepentingan bangsa kami."

Seorang pejabat senior AS minggu ini menjelaskan frustrasi Washington dengan Teheran atas tidak ada indikasi positif bahwa pihaknya siap untuk kembali ke pembicaraan untuk menutup masalah yang tersisa.

Pemerintah Eropa mengatakan mereka tidak mendengar apa pun yang konkret dari Amir-Abdollahian selama pertemuan mereka di sela-sela Sidang Umum PBB.

Berbicara kepada IRNA dari New York, Menlu Iran mengatakan, "Kami sedang mencari jalan untuk kembali ke negosiasi dan insyaallah kami akan kembali ke meja perundingan pada kesempatan pertama."

Disimpulkan pada 2015, kesepakatan nuklir menawarkan bantuan kepada Teheran dari jeratan sanksi Barat dan PBB. Ini sebagai imbalan atas komitmen Teheran untuk tidak pernah memperoleh senjata nuklir dan untuk secara drastis mengurangi kegiatan nuklirnya di bawah kendali ketat PBB.

Baca juga: AS dan Uni Eropa Frustrasi terhadap Tingkah Iran

Namun kemudian Presiden AS Donald Trump secara sepihak menarik negaranya dari kesepakatan pada 2018 dan meningkatkan sanksi. Ini memprovokasi Iran untuk menangguhkan sebagian besar komitmen nuklirnya. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT