20 September 2021, 15:10 WIB

Auckland Perpanjang Karantina Wilayah Akibat Covid-19


Nur AivanniĀ  | Internasional

KOTA terbesar di Selandia Baru, Auckland, akan tetap dalam penguncian akibat covid-19 setidaknya selama dua minggu lagi, meskipun beberapa pembatasan akan dilonggarkan. Hal itu disampaikan Perdana Menteri Jacinda Ardern pada Senin.

Ardern mengatakan kota berpenduduk dua juta itu akan turun ke level tiga pada sistem respons virus korona empat tingkat Selandia Baru pada Selasa malam, bahkan ketika pihak berwenang tetap berkomitmen untuk menghilangkan wabah varian delta.

Baca juga: Menlu Saudi Ingatkan Taliban tentang Komitmen yang Dibuat

"Kami bergerak sekarang karena saran yang kami miliki adalah bahwa kami tidak memiliki penularan yang meluas dan tidak terdeteksi di Auckland," katanya kepada wartawan. 

"Jika semua orang terus memainkan peran mereka, kita dapat terus membasmi (virus)," ucapnya.

Perubahan tersebut berarti perintah tinggal di rumah akan tetap berlaku tetapi beberapa bisnis, seperti gerai makanan takeaway, dapat dibuka menggunakan pengiriman tanpa kontak.

Selandia Baru memberlakukan penguncian nasional pada 17 Agustus ketika kasus pertama varian delta yang sangat menular ditemukan di masyarakat.

Klaster tersebut telah terpusat di Auckland dan wilayah lainnya di negara tersebut telah keluar dari penguncian awal bulan ini.

Selandia Baru sedang mengejar strategi eliminasi "nol covid" - yang telah mengakibatkan hanya 27 kematian dalam populasi sebanyak lima juta orang tersebut.

Negara itu telah bebas dari kasus komunitas selama enam bulan sebelum wabah yang baru muncul pada Agustus. (AFP/OL-6)

BERITA TERKAIT