15 September 2021, 09:49 WIB

Belanda Siap Pakai Kartu Vaksin Covid-19 untuk Akhiri Pembatasan Sosial


Atikah Ishmah Winahyu | Internasional

BELANDA mengatakan akan melonggarkan pembatasan Covid-19 termasuk mengakhiri jarak sosial, dengan memperkenalkan kartu vaksin Covid-19 untuk bar, restoran, dan festival.

“Kartu yang menunjukkan bukti vaksinasi, telah pulih dari virus atau hasil tes negatif akan diperlukan untuk warga berusia 13 tahun ke atas mulai 25 September,” kata Perdana Menteri Mark Rutte pada Selasa (14/9).

Tingkat infeksi Covid-19 turun di Belanda, yang pada awal pandemi memiliki beberapa pembatasan paling longgar di Eropa, tetapi diperketat secara drastis selama gelombang kedua.

"Saya senang mengumumkan hari ini bahwa mulai 25 September aturan wajib jaga jarak sosial 1,5 meter akan dicabut," ujar Rutte dalam konferensi pers yang disiarkan televisi.

"Ini berarti lebih banyak orang dapat mengunjungi kafe atau restoran pada saat yang sama. Ini juga berarti festival dan acara olahraga di luar dapat kembali ke kapasitas penuh,” imbuhnya.

Rutte mencatat bahwa kartu izin virus korona sudah digunakan di banyak negara sekitar.

Di Prancis, salah satu negara Eropa pertama yang memperkenalkan kartu vaksin Covid-19, kebijakan tersebut telah membantu meningkatkan tingkat vaksinasi Covid-19.

Pemerintah Belanda menolak kritik dari orang-orang seperti politisi populis dan skeptis Thierry Baudet yang mengatakan izin itu adalah upaya untuk menegakkan vaksinasi.

"Tidak, menggunakan kartu masuk korona tidak memaksa siapa pun untuk divaksinasi. Anda juga dapat menggunakan tes untuk masuk ke suatu tempat dan untuk saat ini tetap gratis," kata Menteri Kesehatan Hugo de Jonge.

Sementara itu, Belanda masih akan membutuhkan masker di transportasi umum dan di bandara, tetapi tidak di peron kereta atau trem. (Aiw/Straitstimes/OL-09)

BERITA TERKAIT