14 September 2021, 20:35 WIB

Hampir 1.400 Warga Palestina di Penjara Israel akan Mogok Makan


Mediaindonesia.com | Internasional

HAMPIR 1.400 warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel akan melakukan mogok makan. Menurut Otoritas Palestina, Selasa (14/9), ini dilakukan sebagai protes atas kondisi penahanan mereka sejak pembobolan penjara pada pekan lalu.

Ketegangan meningkat sejak enam narapidana melarikan diri secara dramatis dari penjara dengan keamanan tinggi di Israel utara pada 6 September. Mereka lolos melalui terowongan yang digali di bawah bak cuci dalam sel. Empat dari mereka telah ditangkap kembali.

Ratusan sesama narapidana dipindahkan ke penjara lain dan barang-barang pribadi disita dalam penggeledahan yang dilakukan oleh penjaga, menurut Klub Tahanan Palestina. Tahanan yang marah memulai kebakaran di beberapa penjara.

"Situasinya sangat buruk di penjara. Itu sebabnya mereka melakukan mogok makan," ungkap Qadri Abu Bakr, Kepala Komisi untuk Tahanan dari Otoritas Palestina.

Dia mengatakan 1.380 tahanan--lebih dari 4.000 warga Palestina ditahan di penjara Israel--akan memulai aksi pemogokan pada Jumat (17/8). Nanti bergabung narapidana lain pada minggu depan.

Baca juga: Temui Sisi, Bennet PM Israel Pertama ke Mesir setelah Satu Dekade

Palang Merah mengatakan Israel telah memutuskan untuk mengizinkan kunjungan ke tahanan, setelah mereka diskors pekan lalu. Namun Qadri menyatakan keprihatinan atas nasib empat pelarian itu yang tidak diizinkan untuk dikunjungi oleh Palang Merah. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT