14 September 2021, 10:37 WIB

Australia Gunakan Kartu Digital Bagi Pelancong Sudah Divaksin Covid-19


 Atikah Ishmah Winahyu | Internasional

AUSTRALIA mengumumkan sedang mengembangkan kartu perbatasan digital untuk menunjukkan status vaksinasi Covid-19 bagi para pelancong dalam langkah menuju pembukaan kembali perbatasan internasionalnya.

Pemerintah Australia memberikan accenture tender untuk mengirimkan bukti pass yang akan menggantikan formulir pernyataan perjalanan Covid-19 saat ini dan kartu penumpang yang masuk.

Menteri Dalam Negeri Australia Karen Andrews mengatakan, ini akan mendukung pembukaan kembali perbatasan internasional Australia dengan aman.

"Ini akan membantu kami untuk menyambut kedatangan warga Australia yang jumlahnya semakin banyak, dan menyambut para turis, pelancong, pelajar internasional, pekerja terampil, serta teman dan keluarga luar negeri yang telah kami rindukan selama pandemi,” tuturnya dalam sebuah pernyataan.

Perbatasan internasional Australia sebagian besar ditutup untuk non-penduduk sejak Maret tahun lalu untuk mengendalikan penyebaran virus korona, dengan siapa pun yang kembali diharuskan menjalani karantina hotel selama 14 hari.

Pemerintah mengatakan pihaknya bertujuan untuk meningkatkan perjalanan ke dan dari negara itu setelah 80% populasi orang dewasa divaksinasi sepenuhnya. Saat ini tingkat itu mencapai sekitar 34%.

Sementara itu, Negara Bagian Victoria di Australia pada Selasa (14/9) melaporkan penurunan infeksi baru Covid-19 karena tampaknya akan mempercepat peluncuran vaksinasi di pinggiran Kota Melbourne yang paling terpukul.

Sebanyak 445 kasus baru yang didapat secara lokal terdeteksi, turun dari tertinggi tahun ini 473 pada sehari sebelumnya. Dua kematian baru dilaporkan.

Melbourne berharap untuk keluar dari penguncian yang diperpanjang melalui tingkat vaksinasi yang lebih tinggi. Hampir setengah dari 25 juta populasi Australia terkunci, termasuk orang-orang di Sydney dan Melbourne, kota terbesarnya, dan ibu kota Canberra, ketika negara itu bergulat dengan gelombang infeksi ketiga.

Pemerintah federal mengumumkan rencana untuk memindahkan 417.000 dosis vaksin Covid-19 tambahan selama tiga pekan ke depan untuk penduduk di utara dan barat Melbourne, di mana sebagian besar infeksi baru terdeteksi. Pop-up hub akan didirikan di sekolah, pusat komunitas dan tempat ibadah.

Eropa sejauh ini merupakan satu-satunya wilayah di mana paspor vaksin digunakan secara luas. Asosiasi Transportasi Udara Internasional, yang mewakili hampir 300 maskapai penerbangan secara global, bulan lalu mendesak negara-negara di seluruh dunia untuk mengadopsi Sertifikat Covid Digital Uni Eropa sebagai standar global untuk sertifikasi vaksin.

Qantas Airways, maskapai nasional Australia, mengatakan hanya penumpang yang divaksinasi Covid-19 lengkap yang akan diizinkan dalam penerbangan luar negerinya. (Aiw/Straitstimes/OL-09)

BERITA TERKAIT