12 September 2021, 11:04 WIB

Menlu Australia Ingin Kerja Sama dengan Indonesia Soal Covid-19


Anggi Putri Lestari | Internasional

MENTERI Luar Negeri Australia Marise Payne mengatakan pihaknya ingin bekerja sama dengan Indonesia di bidang kesehatan, khususnya soal penanganan covid-19. Hal itu dikatakannya dalam pidati yang ditayangkan secara virtual pada Kamis (9/9).

Hubungan antara Indonesia dan Australia mempunyai sejarah panjang. Saat ini, hubungan kedua negara berjalan baik. Pandemi covid 19 mendorong Australia dan Indonesia lebih erat bekerja sama. Hubungan diplomatik lintas bidang dari segi ekonomi ataupun kesehatan turut mengalami perubahan.

Payne mengatakan, presiden Indonesia dan perdana menteri Australia sepakat untuk meningkatkan hubungan menjadi kemitraan strategis yang komprehensif. 

Baca juga: 120.000 Orang di Prancis Demo Soal Kartu Kesehatan

Menlu Australia itu kemudian mengatakan penting untuk mengenali besarnya perubahan dan dampak jangka panjang yang dibawa covid-19 di kedua negara dan di kawasan yang  terdampak ekonomi dan kesehatan. 

"Virus ini  sudah sangat menghancurkan dan juga telah mempengaruhi komunitas dan cara  kehidupan kita di seluruh sistem kesehatan indo-pasifik  telah mengalami tekanan yang luar biasa," kata payne.

“Mulai dari mata pencaharian yang hilang, kehidupan masyarakat  terganggu , keluarga yang telah dipisahkan, dan ekonomi  yang rusak oleh pandemi covid-19 ini. sebagai  pengingat yang kuat bahwa negara kita dan kesejahteraan rakyat kitalah yang  sangat penting. Maka dari  itu, dengan  terjalinnya  kerja sama kita bisa mendapat manfaat yang sehat sejahtera dan tangguh untuk masyarakat Indonesia dan Australia’’ paparnya. 

Saat ini, lanjutnya, Autsrlia telah berbagi 1 juta dosis vaksin covid-19 AstaZeneca dengan Indonesia sebagai bagian dan komitmen 'Negeri Kangguru' itu untuk berbagi 2,5 juta dosis vaksin pada 2021.

"Seperti yang saya dan menteri (Retno) Marsudi umumkan pada 7 juli, dosis ini bersama dengan dukungan Australia sebesar A$107 juta untuk pengadaan vaksin akan melihat sekitar 13 juta dosis vaksin dikirim ke Indonesia dan selain itu melalui kemitraan kami, kami akan bekerja dengan berbagai organisasi masyarakat lembaga LSM dan pemerintah provinsi di indonesia untuk mendukung tanggapan mereka terhadap covid-19 dengan fokus pada kebutuhan masyarakat lokal dan sistem kesehatan," pungkasnya. (OL-1)
 

BERITA TERKAIT