12 September 2021, 08:23 WIB

120.000 Orang di Prancis Demo Soal Kartu Kesehatan


Nur Aivanni | Internasional

LEBIH dari 120.000 orang berdemonstrasi di seluruh Prancis, Sabtu (11/9), memprotes kartu kesehatan yang disebut diskriminatif bagi mereka yang tidak divaksin covid-19.

Kartu kesehatan atau hasil tes negatif untuk covid-19 baru-baru ini diperlukan untuk masuk ke kafe, restoran, dan banyak tempat umum lainnya.

Kementerian Dalam Negeri Prancis mengatakan 121.000 orang berdemonstrasi di Prancis, 19.000 orang di antaranya di ibu kota Paris. Di kota tersebut, polisi menangkap 85 orang setelah terjadi bentrokan.

Baca juga: BioNTech Siap Ajukan Izin Vaksin Covid-19 untuk Anak

Tiga anggota polisi terluka ringan selama aksi protes tersebut. Aksi protes tersebut adalah aksi protes pada akhir pekan yang kesembilan berturut-turut.

Para pejabat mengatakan jumlah pengunjuk rasa pada akhir pekan lalu di seluruh Prancis sebanyak 140.000, dan pada awal Agustus diperkirakan sebanyak 237.000 pengunjuk rasa yang turut serta.

Aksi protes pada Sabtu (11/9) tersebut terjadi sehari setelah mantan Menteri Kesehatan Prancis Agnes Buzyn didakwa atas penanganannya terhadap pandemi covid-19, setelah penyelidik di pengadilan khusus di Paris menyimpulkan ada alasan untuk menuntutnya.

Buzyn, mantan dokter, didakwa karena membahayakan nyawa orang lain. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT