07 September 2021, 06:05 WIB

Militer Myanmar Bebaskan Biksu Antimuslim


Basuki Eka Purnama |

JUNTA militer Myanmar, Senin (6/9), mengatakan telah membebaskan biksu antimuslim yang dipenjara oleh pemerintahan Aung San Suu Kyi atas tuduhan makar.

Ashin Wirathu, yang pernah dijuluki majalah Times sebagai 'Bin Laden Budha' atas perannya memicu kebencian antarumat beragama di Myanmar, dibebaskan setelah pemerintah junta mencabut semua dakwaan terhadapnya.

"Dia tengah dirawat di rumah sakit," kilah junta militer Myanmar tanpa menjelaskan alasan Wirathu dirawat di rumah sakit.

Baca juga: Junta Myanmar Lakukan Gencatan Senjata untuk Distribusikan Bantuan

Biksu berusia 53 tahun terkenal karena seruan nasionalisnya yang anti-Islam, terutama terhadap warga Rohingya.

Pada 2017, otoritas Budha Myanmar melarang Wirathu untuk berkotbah selama satu tahun akibat aksinya.

Namun, setelah hukuman itu berakhir, biksu promiliter itu kembaki tampil rutin di berbagai kampanye nasionalis dengan menuding pemerintah melakikan korupsi dan mengecam Suu Kyi yang enggan merevisi konstitusi seperti yang diinginkan militer.

Dia, sebelumnya, didakwa memicu kebencian terhadap pemerintahan Suu Kyi. 

Myanmar telah dilanda kekacauan sejak militer melakukan kudeta pada Februari lalu dan kudeta setelahnya yang telah menewaskan lebih dari 1.000 orang. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT