05 September 2021, 10:45 WIB

Brasil Tangguhkan Penggunaan 12 Juta Dosis Vaksin Sinovac


Nur Aivanni | Internasional

REGULATOR kesehatan federal Brasil, Anvisa, pada Sabtu (4/9), menangguhkan penggunaan lebih dari 12 juta dosis vaksin covid-19 yang dikembangkan oleh Sinovac Biotech Tiongkok yang diproduksi di pabrik tidak sah.

Dalam sebuah pernyataan, Anvisa mengatakan telah diperingatkan pada hari Jumat oleh Butantan Institute Sao Paulo, sebuah pusat biomedis yang telah bermitra dengan Sinovac, untuk mengisi dan menyelesaikan vaksin secara lokal, bahwa 25 batch atau 12,1 juta dosis yang dikirim ke Brasil telah dibuat di pabrik tersebut.

"Unit manufaktur itu tidak diperiksa dan tidak disetujui oleh Anvisa dalam otorisasi penggunaan darurat vaksin tersebut," kata regulator.

Larangan itu, tambahnya, adalah tindakan pencegahan untuk menghindari paparan populasi terhadap kemungkinan risiko yang akan segera terjadi.

Baca juga:  Mesir Targetkan Produksi 1 Miliar Vaksin Covid-19 Sinovac Per Tahun

Butantan, kata regulator tersebut, juga mengatakan kepada Anvisa bahwa 17 batch lainnya dengan total 9 juta dosis telah diproduksi di pabrik yang sama dan sedang dalam perjalanan ke Brasil.

Selama larangan 90 hari, katanya, Anvisa akan berusaha memeriksa pabrik tersebut, dan mencari tahu lebih lanjut tentang keamanan proses manufaktur.

Selama peluncuran vaksin di Brasil awal tahun ini, sebagian besar vaksin yang diberikan berasal dari Sinovac. Pada Sabtu, Brasil melaporkan 21.804 kasus baru virus korona dan 692 kematian akibat covid-19. (Straits Times/OL-5)

BERITA TERKAIT