30 August 2021, 06:51 WIB

Polisi Yunani Bubarkan Demonstran Antivaksin dengan Gas Air Mata


Basuki Eka Purnama | Internasional

KEPOLISIAN Yunani menggunakan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan sekelompok orang yang melemparkan suar dan benda lainnya selama aksi protes terhadap vaksinasi covid-19 wajib di Athena, Minggu (29/8).

Lebih dari 7.000 orang, yang beberapa di antaranya mebawa salib, menggelar aksi di depan gedung parlemen Yunani untuk menentang vaksinasi. Aksi serupa di Athena, bulan lalu, juga menimbulkan kekerasan.

Sekitar 5,7 juta orang dari total 11 juta populasi telah mendapatkan vaksinasi penuh. Jajak pendapat menunjukkan sebagian besar warga Yunani mendukung vaksinasi wajib bagi kelompok tertentu seperti petugas kesehatan dan staf panti wreda.

Baca juga: Jepang Tangguhkan Vaksin Covid-19 Moderna Usai Temukan Kontaminasi

Namun, ratusan pekerja garda terdepan Yunani, Kamis (26/8), memprotes wacana vaksinasi wajib bagi sektor perawatan pada 1 September.

Kasus covid-19 di Yunani masih tinggi, dengan total 581.315 kasus dan 13.636 korban meninggal sejak awal pandemi tahun lalu.

Tercatat 1.582 kasus baru covid-19 pada Minggu (29/8). (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT