29 August 2021, 20:38 WIB

Serangan di Pangkalan Udara Terbesar Yaman, 30 Tewas


Mediaindonesia.com |

SERANGAN di pangkalan udara terbesar Yaman, Minggu (29/8), menewaskan sedikitnya 30 tentara propemerintah dan melukai puluhan lain. Sumber medis dan loyalis mengatakan itu dan menyalahkan pemberontak Huthi yang didukung Iran atas serangan tersebur.

Serangan itu dilakukan di pangkalan udara Al-Anad, sekitar 60 kilometer (40 mil) utara kota kedua Yaman, Aden, di selatan negara yang dilanda konflik. Pangkalan udara tersebut berfungsi sebagai markas besar pasukan AS yang mengawasi perang drone dan telah berlangsung lama melawan Al-Qaeda sampai mereka ditarik keluar pada Maret 2015, tak lama sebelum Huthi menyerbu daerah tersebut.

"Lebih dari 30 orang tewas dan sedikitnya 56 orang cedera dalam serangan di pangkalan udara di provinsi selatan Lahij yang dikuasai pemerintah," kata juru bicara angkatan bersenjata Mohammed al-Naqib kepada AFP.

Rekaman video dari tempat kejadian menunjukkan lusinan orang berkumpul di depan rumah sakit Lahij. Satu demi satu ambulans ditarik untuk menurunkan korban. "Kami telah meminta seluruh staf, ahli bedah, dan perawat untuk datang," kata Mohsen Murshid kepada AFP.

"Kami juga tahu bahwa masih ada mayat di bawah reruntuhan". Naqib dalam pernyataan sebelumnya menuduh pemberontak syiah Houthi Yaman melakukan serangan rudal dan pesawat tak berawak di fasilitas itu.

Tidak ada komentar segera dari pihak pemberontak. Seorang petugas medis militer mengonfirmasi jumlah korban tewas yang melonjak dari tujuh kematian pada hari sebelumnya. (OL-14)

BERITA TERKAIT