27 August 2021, 12:29 WIB

Selandia Baru Perpanjang Lockdown Nasional


Basuki Eka Purnama | Internasional

SELANDIA Baru, Jumat (27/8), memperpanjang lockdown nasional covid-19 yang disebabkan oleh varian Delta hingga pekan depan namun memperingatkan bahwa pembatasan bisa berlangsung lebih panjang di episenter infeksi di Auckland.

Klaster varian Delta muncul di Auckland, pekan lalu, mengakhiri enam bulan tanpa tranmisi kasus covid-19 lokal yang menjadikan Selandia Baru salah satu zona bebas covid-19 di dunia.

Meski dilaporkan tambahan 70 kasus covid-19 pada Jumat (27/8), menjadikan total kasus menjadi 347, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern optimistis wabah kali ini akan segera mereda jika kebijakan lockdown dipertahankan.

Baca juga: PM Selandia Baru Sebut Lockdown Batasi Penyebaran Varian Delta

"Kita akan segera melihat awal dari puncak kasus ini," ujar Ardern. "Tugas kami adalah bekerja keras menurunkan kurva dan kemudian meratakan kurva infeksi."

Ardern mengatakan lockdown nasional yang telah diberlakukan sejak 17 Agustus lalu akan diperpanjang hingga 31 Agustus mendatang.

Dia menambahkan, Auckland, tempat hampir seluruh kasus covid-19, kecuali 14 kasus, ditemukan kemungkinan akan menjalani tambahan masa lockdown selama dua pekan.

Selandia Baru menjalani strategi covid zero yang sukses menekan angka kematian menjadi hanya 26 dari total populasi 5 juta jiwa dengan memberlakukan pengendalian perbatasan yang tegas ditambah lockdown keras saat ditemukan kasus covid-19 di negara itu.

Ardern mengatakan, mulai Rabu (1/9), wilayah selain Auckland dan Nortland akan diturunkan statusnya ke level 3 dari empat level siaga covid-19 Selandia Baru.

Meski mayoritas warga dilarang meninggalkan rumah selama status level 3, sejumlah usaha, seperti restoran, diizinkan buka dengan menggunakan meode tanpa kontak. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT