26 August 2021, 22:49 WIB

Pentagon: Bandara Kabul Dihantam Dua Bom


Mediaindonesia.com | Internasional

DUA ledakan terjadi di dekat gerbang utama bandara Kabul, Kamis (26/8). Peristiwa ini menyebabkan banyak korban. Ketika itu negara-negara tengah berlomba untuk menyelesaikan evakuasi warganya dari Afghanistan.

Juru bicara Pentagon John Kirby mengatakan ada sejumlah korban AS dan warga sipil dalam pengeboman itu. Ledakan bom itu terjadi hanya beberapa jam setelah pejabat barat mengatakan mereka memiliki intelijen bahwa bom bunuh diri direncanakan di bandara.

"Kami dapat mengonfirmasi bahwa ledakan di Gerbang Abbey dan setidaknya satu ledakan lain di atau dekat Hotel Baron, tidak jauh dari Gerbang Abbey," katanya. Hotel Baron, sekitar 200 yard (meter) dari Gerbang Abbey yang igunakan oleh beberapa negara barat sebagai titik persiapan untuk evakuasi sejak pengangkutan udara dimulai pada 14 Agustus.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan ada juga laporan tentang tembakan. "Warga AS harus menghindari bepergian ke bandara dan menghindari gerbang bandara. Mereka yang berada di Gerbang Abbey, Gerbang Timur, atau Gerbang Utara sekarang harus segera pergi," katanya.

Ribuan orang telah berkumpul selama 12 hari terakhir di dekat Gerbang Abbey dan pintu masuk lain ke Bandara Internasional Hamid Karzai. mereka berharap dievakuasi setelah Taliban menguasai negara itu.

Baca juga: Lima Tewas, Lusinan Terluka dalam Ledakan di Bandara Afghanistan

Para pejabat AS mengatakan Taliban telah bekerja sama dengan upaya evakuasi. Namun para pejabat AS dan sekutu mengatakan pada hari terakhir bahwa mereka memiliki intelijen bahwa pelaku bom bunuh diri yang terkait dengan kelompok ISIS di Afghanistan, ISIS-Khorasan (IS-K), mengancam akan menyerang bandara. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT