24 August 2021, 17:18 WIB

Selandia Baru Catat Kasus Covid-19 Tertinggi Sejak April 2020


Atikah Ishmah Winahyu | Internasional

PADA Selasa (24/8) ini, Selandia Baru mencatat peningkatan tertinggi kasus covid-19 sejak April 2020. Namun, otoritas berwenang menyatakan jumlah kasus positif tidak meningkat secara eksponensial.

Sebagian besar kasus covid-19 masih berpusat di Auckland, wilayah kemunculan wabah baru-baru ini. Perjalanan bebas virus di negara Pasifik Selatan yang berlangsung sejak Februari, berakhir pada pekan lalu.

Tepatnya, setelah kasus covid-19 varian Delta yang sangat menular ditemukan di Auckland, yakni kota terbesar di Selandia Baru. Varian baru itu pun cepat menyebar ke ibu kota Wellington.

Baca juga: Covid-19 Varian Delta Masuk, Selandia Baru Putuskan Lockdown

Pihak berwenang melaporkan 41 kasus covid-19 baru pada Selasa waktu setempat. Sehingga, total kasus positif covid-19 di negara itu menjadi 148 orang. Hal itu diungkapkan Direktur Jenderal Kesehatan Ashley Bloomfield.

Menurut Bloomfield, laporan tersebut merupakan kasus baru terbanyak sejak April 2020. Dari angka itu, sebanyak 38 kasus covid-19 berada di Auckland dan 3 kasus di Wellington. "Ini meyakinkan kami bahwa tidak ada peningkatan eksponensial," pungkas Bloomfield.

Baca juga: FDA Setujui Penggunaan Vaksin Pfizer untuk 16 Tahun ke Atas

Dengan sebagian besar kasus dilaporkan di Auckland, lanjut dia, itu mengindikasikan infeksi covid-19 tidak meluas. Namun, Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa tidak menduga untuk melihat peningkatan kasus baru covid-19. Mengingat, Selandia Baru mengalami puncak covid-19 pada tahun lalu.

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern pun menuai pujian setelah berhasil menangani kasus covid-19 di negaranya. Akan tetapi, ketergantungan pada kontrol perbatasan yang ketat dan penguncian wilayah yang berdampak pada ekonomi, semakin dipertanyakan di tengah lonjakan kasus covid-19.(Straitstimes/OL-11)

BERITA TERKAIT