03 August 2021, 13:24 WIB

Covid-19 Kembali Muncul di Wuhan, Seluruh Warga Dites


Atikah Ishmah Winahyu | Internasional

PIHAK berwenang di Wuhan mengatakan akan melakukan uji covid-19 kepada seluruh warganya setelah kota di Tiongkok tengah itu kembali melaporkan infeksi lokal pertamanya dalam lebih dari setahun.

“Pengujian asam nukleat komprehensif diluncurkan dengan cepat untuk semua penduduk,” kata pejabat senior Wuhan Li Tao pada konferensi pers, Selasa (3/8).

Pihak berwenang mengumumkan pada Senin bahwa tujuh infeksi lokal telah ditemukan di antara pekerja migran di kota itu, memecahkan rekor selama setahun tanpa kasus domestik setelah mereka berhasil menekan awal wabah dengan melakukan penguncian yang belum pernah terjadi sebelumnya pada awal 2020.

Tiongkok telah membatasi penduduk seluruh kota keluar dari rumah mereka, memutus jaringan transportasi domestik dan meluncurkan pengujian massal dalam beberapa hari terakhir saat negara itu memerangi wabah virus korona terbesar dalam beberapa bulan.

Tiongkok melaporkan 61 kasus domestik pada Selasa ketika wabah varian Delta yang menyebar cepat mencapai puluhan kota setelah infeksi di antara petugas kebersihan bandara di Nanjing memicu rantai kasus yang dilaporkan di seluruh negeri.

Kota-kota besar termasuk Beijing kini telah menguji jutaan penduduk sambil menutup kompleks perumahan dan menempatkan kontak dekat di bawah karantina.

Baca juga: Kota di Kolombia Ini Minta Penolak Vaksin di Rumah Saja Atau Dipenjara

Kota timur Yangzhou, dekat Nanjing, adalah pemerintah daerah terbaru yang memerintahkan penduduk untuk tinggal di rumah setelah pengujian skala besar mendeteksi 40 infeksi baru selama sehari terakhir.

Lebih dari 1,3 juta penduduk inti kota Yangzhou sekarang dikurung di rumah mereka, dengan setiap rumah tangga hanya diperbolehkan mengirim satu orang keluar per hari untuk berbelanja kebutuhan, kata pemerintah kota pada Selasa.

Pengumuman itu muncul setelah tujuan wisata Zhangjiajie di provinsi Hunan Tiongkok tengah serta kota Zhuzhou di dekatnya mengeluarkan perintah serupa dalam beberapa hari terakhir.

Wabah menyebar ke Hunan dari Nanjing bulan lalu setelah orang yang terinfeksi di klaster bandara Nanjing menghadiri pertunjukan teater di Zhangjiajie.

Para pejabat sejak itu telah berupaya melacak ribuan sesama penonton teater dan mendesak wisatawan untuk tidak melakukan perjalanan ke daerah-daerah di mana kasus telah ditemukan.

Sementara itu, Beijing telah memblokir turis memasuki ibukota selama liburan puncak musim panas dan meminta penduduk untuk tidak pergi kecuali diperlukan, dengan pejabat tinggi bersumpah selama akhir pekan untuk “tidak mengeluarkan biaya” dalam mempertahankan kota.

Tiongkok sebelumnya membanggakan keberhasilannya dalam menurunkan kasus domestik menjadi hampir nol setelah virus korona pertama kali muncul di Wuhan, memungkinkan ekonomi untuk pulih.

Tetapi wabah terbaru mengancam keberhasilan itu dengan lebih dari 400 kasus domestik dilaporkan sejak pertengahan Juli. (Straitstimes/OL-4)

BERITA TERKAIT