30 July 2021, 19:32 WIB

Israel Siksa Tahanan Perempuan Palestina


Mediaindonesia.com | Internasional

ISRAEL menyiksa dan melecehkan tahanan perempuan Palestina di penjara mereka. Itu diungkapkan Commission for Detainees and Ex-Detainees Affairs yang dikelola oleh Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Kamis (29/7). 

Menurut PLO, 40 tahanan perempuan mengalami kondisi yang sulit dan sesi investigasi yang brutal di penjara. Tahanan perempuan menderita penyiksaan psikologis dan perampasan kebutuhan dasar, lanjutnya.

Kelompok tersebut mengutip kesaksian dari Mona Qadan, warga asal Jenin di Tepi Barat utara, yang dibui tiga bulan lalu. Qadan menjadi sasaran sesi interogasi 20 jam selama 22 hari berturut-turut dari pukul 08.30-04.00 keesokan harinya dengan kondisi tangan diborgol. Ia juga mendapat makian dari penyelidik Israel serta ancaman bahwa anggota keluarganya akan ditangkap.

Perempuan berusia 50 tahun itu ditahan di sel kotor yang sangat lembap dan bau busuk. Ketika dirinya meminta alat kebersihan, permintaannya pun ditolak. 

Baca juga: Warga Palestina Tewas dalam Bentrokan dengan Tentara Israel

Qadan sudah keenam kali ditangkap dan ia menghabiskan total delapan tahun di penjara Israel, menurut Komisi. Data Palestina menunjukkan bahwa Israel masih terus menahan 4.850 warga Palestina, termasuk 40 perempuan dan 225 anak, bersama dengan 540 warga yang ditahan tanpa melalui proses pengadilan, di bawah kebijakan penahanan pemerintah Israel. (Ant/OL-14)

BERITA TERKAIT