28 July 2021, 11:44 WIB

Mumi Asal Cile Dinyatakan Sebagai Warisan Budaya Dunia


Basuki Eka Purnama | Internasional

MUMI Chinchorro dari Cile, mumi tertua di dunia, Selasa (27/7), dimasukkan oleh UNESCO dalam daftar Warisan Budaya Dunia.

Mumi, yang ditemukan di wilayah utara Cile pada awal abad ke-20, berusia lebih dari  ribu tahun, yang berarti mumi itu lebih tua hampir dua milenia dibandingkan mumi Mesir.

UNESCO, lewat Twitter, mengumumkan bahwa mereka telah menambahkan permukiman dan pembuatan mumi oleh kebudayaan Chinchorro dalam daftar Warisan Budaya Dunia dalam pertemuan daring yang dipimpin Tiongkok.

Baca juga: Kalender Matahari Purba Peru Dinyatakan Sebagai Warisan Budaya Dunia

"UNESCO memberi pengakuan internasional bahwa permukiman dan pembuatan mumi oleh kebudayaan Chinchorro memiliki nilai yang luar biasa bagi dunia," ujar antropologi Cile Bernardo Arriaza.

Warga Chinchorro adalah nelayan dan pemburu-pengumpul yang tinggal pada lebih dari 7 ribu tahun lalu di area tempat gurun bertemu Samudera Pasifik di lokasi yang kini menjadi wilayah selatan Peru dan utara Cile.

Sejauh ini, ada 300 mumi yang ditemukan termasuk yang berwarna merah, hitam, dan yang tertutup kain.

Proses mumifikasi mencakup pengeluaran organ tubuh, usus, dan jaringan lainnya.

Kulit jenazah kemudian dilepaskan dan tubuhnya dibangun ulang menggunakan tongkat dan bulu binatang. Rambut berwarna hitam kemudian dijahit ke kulit kepala jenazah.

Mumi itu kemudian dicat merah atau hitam menggunakan tanah liat, pigmen, mangan, dan oksida besi.

"Mumi itu dibuat oleh ahlinya. Mereka adalah kreativitas populasi kuno," ungkap Arriaza, yang juga direktur Pusat Budaya Chinchorro di Universitas Tarapaca.

Mengapa kebudayaan Chinchorro membuat mumi masih menjadi misteri. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT