20 July 2021, 11:52 WIB

INH Tebar Kurban ke Enam Negara


Mediaindonesia.com | Internasional

MUSLIM Rohingya di pedalaman Sitwee, Arakan State, termasuk salah satu yang minoritas dan mengalami kesulitan untuk bertahan hidup. Karenanya, kelompok tersebut menjadi salah satu tujuan pengiriman kurban setiap tahun dari sejumlah lembaga kemanusiaan, salah satunya International Networking for Humanitarian (INH).

"Kami hidup di gubuk. Dari atas, kami kehujanan dan dari bawah kedinginan. Hidup kami benar-benar sulit. Bantuan dari luar juga sulit," ungkap Halimah, 43, seorang janda warga Rohingya, salah satu penerima manfaat kurban melalui INH.

Selain Rohingya, komunitas Muslim yang terisolasi dari dunia luar, Palestina, juga menjadi fokus utama pengadaan kurban setiap tahun. Pendiri INH, Muhammad Husein, sudah lebih dari 10 tahun tinggal di Jalur Gaza, Palestina, akan memimpin langsung penyaluran berbagai bantuan masyarakat Indonesia melalui INH di sana.

Lembaga kemanusiaan itu menyalurkan ratusan hewan kurban, baik sapi, domba, maupun kambing di enam negara yang memiliki riwayat konflik dan minoritas muslim. Keenam negara yang menjadi sasaran qurban INH yakni Palestina, Yaman, Suriah, Uganda, Myanmar, dan Indonesia.

"Alhamdulillah untuk program kurban 2021 atau bertepatan dengan 1442 Hijriyah total ada 116 ekor baik sapi, domba, maupun kambing. Di Palestina terkumpul 3 sapi dan 26 domba, Yaman 2 sapi dan 2 domba, serta Uganda 6 sapi, 26 kambing, dan 25 domba. Untuk Suriah terkumpul 1 sapi dan 10 domba, Rohingya atau Myanmar 14 domba dan 1 sapi, serta Indoesia 5 kambing," jelas Luqmanul Hakim Presiden Direktur INH, Selasa (20/7).

Luqman mengucapkan banyak terima kasih kepada para jemaah dan masyarakat Indonesia yang sudah menitipkan kurban melalui INH. Mudah-mudahan kurban ini menjadi amal saleh dan pembelajaran para jemaah untuk meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.

Baca juga: Ben & Jerry Putuskan Berhenti Jualan Es Krim di Permukiman Israel di Palestina

 

"Semua sudah kami distribusikan ke masing-masing negara. Dengan demikian pada hari H pelaksanaan Idul Kurban mereka sudah bisa melakukan penyembelihan dan membagikan kepada masyarakat di masing-masing negara yang menjadi tujuan penyaluran kurban kita," imbuhnya. (OL-14)

BERITA TERKAIT