16 July 2021, 09:31 WIB

Badai Landa Eropa, Sedikitnya 68 Orang Tewas di Jerman dan Belgia


Nur Aivanni | Internasional

HUJAN lebat dan banjir yang melanda Eropa barat telah menewaskan sedikitnya 59 orang di Jerman dan sembilan di Belgia, dan lebih banyak orang hilang saat air naik yang menyebabkan beberapa rumah runtuh, Kamis (15/7).

Di Jerman, yang mengalami salah satu bencana cuaca terburuk sejak Perang Dunia II, penduduk yang putus asa mencari perlindungan di atap rumah mereka saat helikopter penyelamat berputar di atas. Hujan deras yang tidak biasa juga membanjiri Luksemburg, Belanda, dan Belgia.

Saat berkunjung ke Washington, Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan hatinya ikut berduka untuk para korban banjir.

Baca juga: Banjir Landa Eropa, Sedikitnya 33 orang Dilaporkan Tewas

"Saya khawatir kita baru akan melihat bencana sepenuhnya dalam beberapa hari mendatang," katanya seraya menambahkan pemerintah melakukan yang terbaik untuk membantu orang-orang dalam kesulitan mereka.

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, yang berbicara bersama Merkel pada konferensi pers bersama, menyampaikan belasungkawa yang tulus dan belasungkawa rakyat AS atas hilangnya nyawa dalam bencana tersebut.

Sekitar 15.000 anggota layanan darurat Jerman, polisi, dan tentara berada di lokasi yang paling parah dilanda bencana.

Premier Rhine-Westphalia Utara (NRW) Armin Laschet, yang akan mencalonkan diri untuk menggantikan Merkel dalam pemilu September mendatang, membatalkan pertemuan partai di Bavaria untuk meninjau kerusakan di negara bagiannya, yang berpenduduk paling padat di Jerman.

"Kami akan mendukung kota-kota dan orang-orang yang terkena dampak," kata Laschet kepada wartawan di kota Hagen.

Dia menyerukan untuk mempercepat upaya global untuk memerangi perubahan iklim, yang menggarisbawahi hubungan antara pemanasan global dan cuaca ekstrem.

Karena atmosfer yang lebih hangat menampung lebih banyak air, perubahan iklim meningkatkan risiko dan intensitas banjir dari curah hujan yang ekstrem.

Belgia juga mengalami hujan lebat selama beberapa hari yang menyebabkan sungai-sungai di wilayah Wallonia yang berbahasa Prancis meluap. Empat dilaporkan tewas.

Provinsi Liege dan Namur sangat terdampak, dengan kota resor Spa benar-benar banjir. Warga di Liege, Kamis (15/7), diberitahu untuk segera mengevakuasi lingkungan di dekat tepi sungai Meuse. Di Kota Chaudfontaine, harian Le Soir melaporkan hampir 1.800 orang harus mengungsi.

Sementara itu, pekerja keamanan Belanda telah mengevakuasi ratusan rumah di kota Roermond di provinsi Limburg. Beberapa kota di Limburg telah menyatakan keadaan darurat yang mewajibkan evakuasi. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT