10 July 2021, 18:50 WIB

Siswa Amerika Serikat Boleh tidak Pakai Masker saat Sekolah


Mediaindonesia.com | Internasional

SISWA dan guru yang divaksinasi covid-19 tidak perlu memakai masker di ruang kelas AS ketika sekolah dilanjutkan kembali pada musim gugur, kata otoritas kesehatan, Jumat (9/7).

Panduan baru itu mengikuti persetujuan federal baru-baru ini dari suntikan Pfizer-BioNTech Covid-19 untuk orang Amerika berusia 12 hingga 15 dengan rawat inap dan kematian turun tajam sejak Januari. Akan tetapi kasus-kasus mulai meningkat karena varian Delta yang melonjak.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) telah mengumumkan pada Mei bahwa orang Amerika yang divaksinasi dapat melepaskan masker, tetapi saran kesehatan untuk sekolah tidak segera diubah. "Di dalam ruangan, penggunaan masker direkomendasikan untuk orang-orang yang tidak sepenuhnya divaksinasi, termasuk siswa, guru, dan staf," badan kesehatan masyarakat federal utama negara itu mengumumkan dalam panduan terbarunya.

Sekolah bebas mengikuti pedoman atau mengabaikannya, tambah CDC. "Berdasarkan kebutuhan masyarakat, administrator sekolah dapat memilih untuk membuat penggunaan masker secara universal diperlukan (terlepas dari status vaksinasi) di sekolah," kata badan tersebut.

Alasan untuk terus menegakkan penggunaan masker mungkin termasuk tingkat penularan yang tinggi di sekolah dan daerah mereka atau hanya kesulitan memantau atau menegakkan kebijakan masker yang tidak universal.

Pejabat kesehatan menekankan bahwa kembali ke pembelajaran langsung di musim gugur merupakan prioritas.

Baca juga: AS Kirim Vaksin Covid-19 ke Indonesia, Bhutan, Nepal

 

"Mencapai vaksinasi covid-19 tingkat tinggi di antara siswa yang memenuhi syarat serta guru, staf, dan anggota rumah tangga merupakan salah satu strategi paling penting untuk membantu sekolah melanjutkan operasi penuh dengan aman," kata panduan itu. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT