13 June 2021, 08:45 WIB

Negosiator Iran Sebut tak Ada Kesepakatan Nuklir Pekan Ini


Nur Aivanni | Internasional

DALAM pembicaraan internasional mengenai program nuklir Iran pada Sabtu (12/6) malam, kepala perunding Iran tidak berpikir mereka dapat menyimpulkan pembicaraan terkait kesepakatan nuklir pekan ini.

"Secara pribadi, saya tidak berpikir kita dapat mencapai kesimpulan pekan ini," kata Abbas Aragchi dari Iran kepada penyiar negara Iran setelah putaran keenam pembicaraan dilanjutkan di Wina.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Rusia membuat poin yang sama setelah muncul dari pembicaraan di ibu kota Austria, Wina, yang mengatakan beberapa minggu lagi diperlukan untuk menyelesaikan teks yang ada, menurut sebuah pernyataan di Twitter.

Untuk diketahui, rakyat Iran akan memberikan suara pada 18 Juni untuk memilih pengganti Presiden Hassan Rouhani, yang telah menjabat maksimum dua kali masa jabatan yang diizinkan oleh konstitusi.

Beberapa analis mengatakan tidak mungkin ada kesepakatan yang akan dibuat sebelum pemilu selesai.

Baca juga: Iran Lelah Disanksi Satu Dekade Terus Menerus

Perwakilan dari Inggris, Tiongkok, Prancis, Jerman, Rusia dan Iran bertemu di Wina untuk membawa AS kembali ke kesepakatan nuklir Iran dan Teheran kembali mematuhi kesepakatan tersebut.

Kesepakatan nuklir tersebut telah digantung sejak Presiden AS Donald Trump mengeluarkan Amerika Serikat dari kesepakatan tersebut pada 2018 dan memberlakukan kembali sanksi kepada Iran. Itu kemudian membuat Teheran meningkatkan kegiatan nuklirnya, yang telah lama dibatasi oleh kesepakatan itu.

Presiden AS Joe Biden telah menunjukkan kesediaan untuk bergabung kembali dengan perjanjian itu, setelah yakin Iran bersedia menghormati komitmennya. Negosiator dari AS mengambil bagian secara tidak langsung dalam diskusi yang diketuai Uni Eropa di Wina.(AFP/OL-5)

BERITA TERKAIT