10 June 2021, 16:48 WIB

AS Desak Warga Israel dan Palestina tidak Terprovokasi Pawai


Henry Hokianto | Internasional

PADA Rabu (9/6), Amerika Serikat mendesak warga Israel dan Palestina agar menghindari provokasi dan mempertahankan gencatan senjata setelah Israel menyetujui pawai nasionalis yang kontroversial di Jerusalem.

"Kami percaya bahwa penting untuk menahan diri dari langkah-langkah yang memperburuk ketegangan," ujar Juru Bicara Departemen Luar Negeri Ned Price saat ditanya tentang pawai tersebut.

Dia juga berkata bahwa AS terlibat dalam diplomasi dan ingin melakukan segala yang bisa untuk mencoba mencegah eskalasi atau provokasi yang mungkin memberikan percikan untuk memunculkan kembali kekerasan.

Ketika ditanyakan terkait AS menentang pawai tersebut atau tidak, Price menolak untuk memberikan respons secara langsung. "Kita semua melihat yang memicu gejolak kekerasan terakhir dan kita tahu betapa rumit situasi tersebut."

Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memberi lampu hijau untuk pawai melalui Jerusalem pada minggu depan, di tengah ancaman oleh Hamas jika pawai itu terus berlanjut.

Sebelumnya para pengunjuk rasa dari sayap kanan kelompok Yahudi meningkatkan ketegangan di Jerusalem yang mendorong polisi untuk mengintervensi di kompleks masjid suci Al-Aqsa.

 

Kerusuhan tersebut memicu serangan roket dari Hamas. Akibatnya, konflik militer yang menewaskan 260 warga Palestina dan setidaknya 13 orang di Israel pada bulan lalu. (OL-14)

BERITA TERKAIT