09 June 2021, 09:29 WIB

Blinken Sebut Ratusan Sanksi AS akan Tetap Berlaku terhadap Iran


Nur Aivanni | Internasional

MENTERI Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan ratusan sanksi AS akan tetap berlaku terhadap Iran bahkan jika Amerika Serikat bergabung kembali dengan perjanjian nuklir.

Pemerintahan Presiden AS Joe Biden telah terlibat dalam pembicaraan tidak langsung dengan Iran untuk bergabung kembali ke perjanjian nuklir 2015, yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA). AS keluar dari perjanjian tersebut saat pemerintahan Presiden Donald Trump.

"Saya akan mengantisipasi, bahkan jika kembali mematuhi JCPOA, ratusan sanksi tetap berlaku, termasuk sanksi yang dijatuhkan oleh pemerintahan Trump," kata Blinken pada sidang Senat.

"Jika mereka tidak konsisten dengan JCPOA, sanksi tersebut akan tetap ada kecuali dan sampai perilaku Iran berubah," katanya.

Diskusi di Wina, yang ditengahi oleh para diplomat Eropa, telah terkunci dalam perselisihan tentang sanksi mana yang akan dicabut.

Baca juga: AS Masih Tidak Yakin Iran akan Patuhi Kesepakatan Nuklir

Pemerintahan Biden siap untuk mengakhiri tindakan besar-besarai8n yang diberlakukan oleh Trump, termasuk upaya untuk menghentikan semua ekspor minyak Iran, jika membalikkan langkah-langkah menjauh dari kesepakatan nuklir yang diperlukan untuk memprotes sanksi pemerintahan terakhir.

Tetapi Iran bersikeras pada penghapusan semua sanksi, sementara pemerintahan Biden bersikeras beberapa akan tetap ada jika dikenakan karena masalah lain, termasuk hak asasi manusia dan dukungan Iran untuk gerakan ekstremis.

Blinken menegaskan kembali dukungan untuk kembali ke perjanjian nuklir, yang menurut inspektur PBB dipatuhi Iran sebelum Trump menarik Amerika Serikat dari perjanjian tersebut.(AFP/OL-5)

BERITA TERKAIT