01 June 2021, 15:44 WIB

Harga Tesla Naik, Elon Musk: Ada Tekanan dari Rantai Pasok


Insi Nantika Jelita | Internasional

CEO Tesla Elon Musk mengungkapkan kenaikan harga mobil listrik yang diproduksi perusahaannya, dipengaruhi tekanan rantai pasok di seluruh industri otomotif, khususnya terkait bahan baku.

"Harga (Tesla) naik, karena tekanan harga rantai pasokan utama di seluruh industri," ujar Elon dalam cuitannya di akun Twitter pribadi, Senin (31/5).

Baca juga: Saham Tesla Moncer, Kekayaan Elon Musk Tembus US$169,5 Miliar

Pernyataan tersebut disampaikan Elon saat menanggapi salah satu cuitan dari akun @Ryanth3nerd, yang mempertanyakan soal kenaikan harga Tesla. Pada Mei lalu, Tesla mengumumkan kenaikan harga produk untuk Model 3 dan Model Y. 

Kedua model produk mobil Tesla itu mulai dibanderol dari US$40.000 atau sekitar Rp570 juta. Dalam konferensi pers soal pendapatan Tesla pada April lalu, Elon menyebut perusahaan mengalami masalah berupa tantangan rantai pasok, yang dianggap sulit dengan alasan kekurangan chip.

"Kami sebagian besar keluar dari masalah khusus itu," jelasnya.

Baca juga: Cuitan Elon Musk Pengaruhi Pergerakan Pasar Cryptocurrency

Menanggapi soal hilangnya fitur penopang punggung pada kursi penumpang di Model Y milik Tesla, Elon menjelaskan pengurangan karena dianggap tidak memunculkan efek yang berpengaruh bagi penumpang.

"Fitur yang telah dihapus itu hanya di kursi penumpang depan 3/Y. Log menunjukkan hampir tidak ada fungsinya. Tidak sebanding dengan biayanya (pembuatan)," papar Elon.(CNBC/OL-11)
 

 

 

 

BERITA TERKAIT