16 May 2021, 21:30 WIB

JAMMI Apresiasi Sikap Tegas DPR RI Kecam Penyerangan Israel


Media Indonesia | Internasional

JARINGAN Mubalig Muda Indonesia (JAMMI) mengapresiasi  sikap tegas Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia terkait penyerangan Israel kepada rakyat Palestina.

Sabtu (15/5), Ketua DPR RI, Puan Maharani mengecam keras serangan Israel kepada warga sipil Palestina di Jalur Gaza. Ia mengajak semua pihak menyerukan penghentian serangan Israel kepada Palestina.

Apalagi, serangan Israel pada Palestina dilakukan di bulan suci Ramadan, dalam suasana Perayaan Idul Fitri, dan di tengah pandemi covid-19.

“Kami apresiasi sikap Ketua DPR RI, Puan Maharani yang mengutuk keras serangan Israel kepada warga sipil Palestina di Jalur Gaza,” ujar Koordinator Nasional JAMMI, Irfaan Sanoesi, Minggu (16/5), di Jakarta.

Dia mengungkapkan bahwa sikap tegas parlemen Indonesia menjadi angin segar bagi pintu masuk memulai kembali proses perdamaian yang komprehensif dan inklusif, sesuai dengan hukum internasional, resolusi PBB, dan parameter serta konsensus internasional.

“Dunia harus menghentikan kekerasan yang dilakukan oleh Israel kepada warga sipil dengan menegakkan hukum internasional, resolusi PBB, dan konsensus internasional,” imbuhnya.

JAMMI berharap respon positif dari Ketua DPR tersebut juga dapat mendorong pemerintah Indonesia untuk terus melanjutkan peran aktifnya dalam menghentikan serangan Israel dan memberi bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina.

 

Presiden Joko Widodo

 

“Sejak terjadi pengusiran di Masjid Al-Aqsha yang dilakukan militer Israel kepada rakyat Palestina, Presiden Jokowi langsung bereaksi dengan mengecam tindak kekerasan yang dilakukan Israel,” katanya.

Namun, lanjut Irfaan, pemerintah pusat tak cukup mengecam. "Pemerintah harus mendesak dunia internasional dan PBB untuk meredakan ketegangan dan membantu warga Palestina yang menjadi korban di wilayah pendudukan Palestina.”

JAMMI pun mengapresiasi sikap Presiden Jokowi yang mengajak seluruh pimpinan negara di dunia bersama-sama menghentikan agresi Israel terhadap Palestina. “Kami berharap langkah Presiden Jokowi ini didukung oleh para pemimpin dunia dan dapat menghentikan tindak kekerasan Isreal kepada rakyat Palestina,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi telah berkomunikasi dengan pimpinan sejumlah negara membahas situasi di Palestina. Di antaranya dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Raja Malaysia Yang Dipertuan Agong Sultan Abdullah, Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani, Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah, dan PM Malaysia Muhyiddin Yassin. (N-2)

BERITA TERKAIT