12 May 2021, 11:36 WIB

Peru Selidiki Suntikan Kosong Vaksin Covid-19


Basuki Eka Purnama | Internasional

PERU, Selasa (11/5), menggelar penyelidikan atas dugaan sejumlah warga penerima vaksin covid-19 disuntik menggunakan suntikan kosong sehingga meningkatkan dugaan sejumlah vaksin covid-19 dijual di pasar gelap.

Kementerian Kesehatan Peru mengatakan, sejauh ini, ada tiga laporan kasus suntikan yang digunakan tidak berisi vaksin setetes pun.

Tudingan itu mengemuka setelah seseorang yang mendampingi seorang biarawan yang akan divaksinasi di Lima dan merekamnya menyadari bahwa suntikan yang digunakan kosong.

Baca juga: WHO: Varian Covid-19 India Ditemukan di 44 Negara

Pendamping itu kemudian menolak proses vaksinasi sehingga tenaga kesehatan itu melakukan vaksinasi ulang, kali ini dengan suntikan yang berisi vaksin.

Rekaman insiden itu menjadi viral setelah diunggah di media sosial pada Senin (10/5) disusul laporan insiden serupa di tempat lain di Ibu Kota Peru.

Kementerian Kesehatan Peru menegaskan pengawasan terhadap proses vaksinasi akan ditingkatkan dan tenaga kesehatan yang terbukti berusaha menimbun vaksin untuk dijual di pasar gelap akan dihukum berat.

Peru, yang berpenduduk 33 juta jiwa, mencatatkan 1,8 juta kasus covid-19 dan lebih dari 64 ribu kematian.

Kampanye vaksinasi covid-19 di Peru, menggunakan vaksin Sinopharm, Pfizer, dan AstraZeneca, berjalan lambat dengan baru 2,2% populasi mendapatkan vaksinasi lengkap. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT