12 May 2021, 05:53 WIB

Penembakan Sekolah di Rusia, Sembilan Orang Tewas


Basuki Eka Purnama | Internasional

SEDIKITNYA sembilan orang, mayoritas anak-anak, tewas, Selasa (11/5), ketika seorang remaja melepaskan tembakan di sebuah sekolah di Kota Kazan, Rusia.

Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan dilakukan evaluasi terhadap aturan kepemilikan senjata api pascapenembakan itu yang terjadi di hari pertama kembali ke sekolah pascalibur tahunan.

Aksi penembakan itu terjadi pada pukul 9.30 waktu setempat dan menyebabkan kepanikan di Sekolah 175 di Kazan, Ibu Kota Tatarstan.

Baca juga: Israel Makin Agresif, 26 Warga Palestina Tewas Dalam Dua Hari

Video amatir yang viral di media sosial, tampaknya direkam dari bangunan di dekat sekolah itu, menunjukkan sejumlah orang melarikan diri dengan meloncat dari lantai dua dan tiga gedung sekolah saat terdengar suara tembakan dari dalam gedung.

Polisi mengatakan telah menahan pelaku penembakan sejam setelah dilaporkan terjadinya aksi penembakan itu.

Tujuh dari korban tewas adalah pelajar kelas delapan, ungkap pemimpin regional Tatarstan Rustam Minnikhanov. Selain itu, dua guru juga tewas dalam insiden itu.

Sebanyak 20 orang lainnya dilarikan ke rumah sakit, termasuk 18 anak-anak. Sebanyak enam dari mereka dirawat di ruang perawatan intensif.

Umur korban luka dalam insiden penembakan itu bervariasi mulai dari 7 tahun hingga 62 tahun.

Pemerintah Rusia menetapkan Rabu (12/5) sebagai hari berkabung dan Putin mengungkapkan belasungkawa kepada keluarga korban.

"Presiden telah memberi perintah untuk segera membuat aturan baru mengenai jenis senjata yang bisa dimiliki warga sipil," ujar juru bicara Kremlin Dmitry Peskov. (AFP/OL-1)

 

BERITA TERKAIT