05 May 2021, 11:39 WIB

Jalur Kereta Metro Ambruk Tewaskan 24 Orang di Meksiko


mediaindonesia.com | Internasional

PRESIDEN Meksiko Presiden Andres Manuel Lopez Obrador berjanji untuk melakukan penyelidikan mendalam runtuhnya jalur kereta metro yang menewaskan 24 orang di Mexico City.

Pada Selasa (4/5) waktu setempat, Lopez Orbador meminta untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut.

Pernyataan Presiden Meksiko disampaikan bersamaan dengan petugas pelayanan darurat di Mexico City berjuang mengevakusi sejumlah korban meninggal yang terperangkap dalam reruntuhan gerbon kereta yang terguling pada Senin (3/5) malam.

Dengan jumlah korban tewas yang mencapai puluhan orang, kecelakaan kereta metro itu menjadi insiden terburuk yang terjadi di Mexico City.

Kecelakaan tersebut membuat sejumlah pertanyaan terkait standar konstruksi dan pemeliharaan jalur kereta yang digunakan sebagai sarana transportasi oleh jutaan orang setiap hari.  

"Penyelidikan menyeluruh akan dilakukan ... untuk mengetahui kebenaran," kata Presiden Andres Manuel Lopez Obrador pada jumpa pers, Selasa (4/5) waktu setempat.

Ia juga  menambahkan bahwa pakar internasional independen akan membantu jaksa Meksiko dalam penyelidikan kecelakaan tersebut.

"Kita tidak bisa berspekulasi, apalagi menyalahkan kemungkinan pelaku tanpa bukti," imbuh Presiden yang telah mendeklarasikan tiga hari berduka nasional.

Jalur kereta metro yang berada di Mexico City dibangun saat dipimpin Wali Kota Marcelo Ebrard yang menjabat periode 2006-2012. Kini, Ebrad yang dikenal sebagai  orang dekat Presiden Meksiko itu menjadi Menteri Luar Negeri Meksiko.  

"Bagi saya, saya menyerahkan diri sepenuhnya kepada pihak berwenang," kata Ebrard, yang juga diramaikan bakal menjadi sebagai salah satu kandidat partai yang berkuasa untuk pemilihan presiden 2024.

Pada tahun 2014, penerus Ebrard, Wali Kota Miguel Angel Mancera  pernah menangguhkan layanan di belasan stasiun di jalur kereta metro yang sama karena perbaikan diperlukan karena keausan yang berlebihan.

Sebuah penelitian kemudian menyimpulkan bahwa ada masalah dengan desain, pengoperasian, dan pemeliharaan lintasan.

Sementara itu, Wali Kota Mexico City yang sekarang Claudia Sheinbaum mengatakan sejumlah anak termasuk di antara 24 korban yang tewas. Sekitar 80 orang penumpang yang mengalami luka masih dirawat di rumah sakit

“'Kami tidak tahu. Gerbong terlihat tergantung dari jembatan layang metro di selatan ibu kota dalam jalinan kabel yang kusut,” ucap Sheinbaum. (AFP/OL-09)

BERITA TERKAIT