05 May 2021, 09:03 WIB

Presiden Meksiko Janji Selidiki Kecelakaan KA di Mexico City


Basuki Eka Purnama, Atikah Ishmah Winahyu | Internasional

PRESIDEN Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador, Selasa (4/5), berjanji melakukan penyelidikan menyeluruh untuk menentukan pihak yang bertanggung jawab atas kematian 24 orang akibat runtuhnya jalur layang kereta di Mexico City.

Pernyataan itu dilansir Lopez Obrador saat pekerja darurat mengevakuasi jenazah korban yang masih terjebak dalam reruntuhan kereta yang mengalami kecelakaan pada Senin (3/5) malam.

Puluhan orang terluka dalam insiden itu, salah satu yang terparah di Mexico City, sehingga memicu tanda tanya mengenai standar pembangunan dan perawatan jaringan yang digunakan jutaan orang setiap harinya itu.

Baca juga: Aksi Penusukan di Daycare Brasil, Tiga Anak Tewas

"Penyelidikan menyeluruh akan digelar untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi," ujar Lopez Obrador dalam konferensi pers hariannya sambil mengatakan penyelidik independen internasional akan dilibatkan dalam penyelidikan itu.

"Kita tidak boleh berspekulasi apalagi menyalahkan seseorang tanpa bukti yang jelas," lanjutnya.

Jalur kereta, yang terbaru di Mexico City itu, dibangun saat Menteri Luar Negeri Marcelo Ebrard, sekutu Lopez Obrador, menjabat sebagai Wali Kota Mexico City antara 2006-2012.

"Saya siap diperiksa oleh pihak yang berwenang," tegas Ebrard, yang dipnandang sebagai salah satu kandidat utama pemilu presiden Meksiko 2024.

Pada 2014, penerus Ebrard, Miguel Angel Mancera, menghentikan operasi sejumlah stasiun kereta karena harus dilakukan perbaikan.

Pemeriksaan lanjutan menemukan adanya masalah pada desain, operasi, dan perawatan jalur kereta itu. (AFP/OL-1)

 

BERITA TERKAIT