03 May 2021, 21:23 WIB

Palestina Minta Tolong Uni Eropa Tekan Israel Izinkan Pemilu


Mediaindonesia.com | Internasional

PERDANA Menteri Mohammed Shtayyeh pada Minggu (2/5) menyerukan Eropa untuk melanjutkan upayanya menekan Israel agar mengizinkan Pemilu diadakan di Yerusalem dan mengizinkan warga Palestina berpartisipasi dalam pemilihan dengan memberikan suara mereka.

Ia juga menyerukan Eropa untuk menekan Israel agar warga Palestina dapat mencalonkan diri dalam Pemilu di Yerusalem. Shtayyeh mengatakan bahwa Pemilu ditunda dan tidak dibatalkan.

Seruan tersebut disampaikan saat pertemuan dengan perwakilan Uni Eropa untuk Palestina, Sven Kuehn von Burgsdorff, di kantor perdana menteri di Ramallah, Minggu.

Baca juga: Israel Tembak Perempuan Tua Palestina yang Ingin Menikam

 

Shtayyeh memuji posisi Uni Eropa dalam mendukung penyelenggaraan Pemilu di semua wilayah Palestina, termasuk Yerusalem Timur, dan promosi EU atas nilai-nilai keadilan, perdamaian, dan demokratisasi, serta mendukung hak rakyat Palestina untuk mendirikan negara merdeka.

Mereka juga membahas upaya yang dilakukan untuk membangun pabrik desalinasi di Jalur Gaza dengan nilai US$600 juta atau sekitar Rp8,6 triliun. Uni Eropa akan berkontribusi 150 juta euro atau sekitar Rp2,6 triliun. Ada pula proyek pipa gas yang didanai Eropa-Qatar yang bertujuan mengurangi krisis listrik di wilayah Palestina yang diduduki. (Ant/OL-14)

BERITA TERKAIT