02 May 2021, 09:52 WIB

Ribuan Orang Turun ke Jalan Memprotes Pembatasan Virus di Montreal


Basuki Eka Purnama | Internasional

PULUHAN ribu demonstran, Sabtu (1/5), melakukan aksi di Stadion Olimpiade, Montreal, memprotes pembatasan yang diberlakukan pemerintah dalam rangka menghadapi gelombang ketiga covid-19 di Kanada.

Sejumlah demonstran ditangkap di awal aksi bersama dengan sejumlah spanduk yang menolak penggunaan masker, jam malam, dan paspor kesehatan.

Sejumlah besar polisi diturunkan untuk mengawal demonstrasi yang mayoritas beralan damai dengan atmosfer perayaan.

Baca juga: Yordania Deteksi Tiga Kasus Varian Covid-19 India

Polisi menolak memperkirakan jumlah massa namun media massa Kanada memperkirakan sebanyak 30 ribu orang ambil bagian. Hal itu menjadikan aksi kali ini sebagai yang terbesar di tengah pembatasan covid-19 di Quebec.

Demonstran tidak mengenakan masker dan mengabaikan aturan menjaga jarak sosial sembari mengatakan pembatasan yang diberlakukan pemerintah Quebec tidak adil.

Mereka memprotes kewajiban mengenakan masker di luar ruangan dan jam malam yang diberlakukan sejak Januari.

Seiring melambatnya infeksi covid-19, pemerintah Quebec mengatakan, mulai Senin (3/5), awal jam malam di Montreal diundur menjadi pukul 21.30 dari sebelumnya pukul 20.00.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menyebut aksi demonstrasi itu sangat mengecewakan.

"Ironisnya, dengan melakukan aksi demonstrasi, mereka meningkatkan risiko penyebaran covid-19 sehingga waktu yang dibutuhkan untuk mencabut pembatasan akan semakin lama," tegas Trudeau.

Kanada telah mencatatkan lebih dari 1,2 juta kasus covid-19 dan 24.200 kematian, lebih dari separuhnya di Ontario dan Quebec. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT