02 May 2021, 08:04 WIB

Korut Tuding Diplomasi AS Palsu


Basuki Eka Purnama, Nur Aivanni | Internasional

KOREA Utara (Korut), Minggu (2/5), menyebut diplomasi Amerika Serikat (AS) palsu dan menolak ajakan dialog dengan Washington setelah pemerintah Joe Biden mengatakan terbuka untuk berunding mengenai denuklirisasi di 'Negeri Juche' itu.

"Diplomasi adalah tabir kepalsuan yang digunakan AS intuk menutupi aksi permusuhan mereka," ujar Kementerian Luar Negeri Korut dalam sebuah pernyataan resmi yang dilansir kantor berita KCNA.

Korut juga menyebut Biden melakukan kesalahan besar dengan sikapnya yang disebut kuno terhadap Korut.

Baca juga: AS akan Batasi Perjalanan dari India

Dalam pernyataan terpisah, yang juga dilansir KCNA, Kementerian Luar Negeri Korut menuding Biden menghina Kim Jong-un dengan mengatakan, "Kami telah memperingatkan AS bahwa mereka akan terluka jika memprovokasi kami."

Biden, dalam pidato pertamanya sebagai Presiden AS di hadapan Kongres, Rabu (28/4), mengatakan dirinya akan menggunakan diplomasi dan tindakan tegas untuk menekan ambisi nuklir Korut.

Gedung Putih, Jumat (30/4) mengatakan mereka bertekad untuk mendenuklirisasi Semenanjng Korea secara menyeluruh.

"AS akan menggunakan pendekatan terukur dan praktis dalam upaya diplomasi dengan Korut," ujar juru bicara Gedung Putih Jen Psaki. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT