29 April 2021, 17:22 WIB

Kemunculan Perdana Navalny di Pengadilan Usai Mogok Makan


Atikah Ishmah Winahyu | Internasional

KRITIKUS asal Rusia yang dipenjara, Alexei Navalny, muncul di pengadilan lewat video dari penjara. Dia pun tampak kurus setelah melakukan aksi mogok makan.

Pria berusia 44 tahun itu menjalani hukuman penjara selama 2,5 tahun, karena pelanggaran pembebasan bersyarat atas dakwaan yang dinilai bermotif politik.

Dalam penampilan perdana sejak mogok makan, kepala Navalny tampak gundul. Tubuhnya  terlihat kurus dan kelelahan.

Baca juga: Macron Mengaku Khawatir Soal Kesehatan Navalny

Navalny mengumumkan aksi mogok makan di penjara pada 31 Maret lalu. Dia ingin mendapatkan perawatan medis yang memadai untuk sakit kaki dan punggung yang dideritanya. 

Pada 23 April lalu, dia mulai mengakhiri aksi mogok makan secara bertahap. Tepatnya setelah mendapatkan perawatan medis, bahkan ketika prospek politik dan gerakannya semakin gelap.

Sebelumnya, tim Navalny telah membubarkan jaringan kantor kampanye regional. Keputusan itu mempertimbangkan permintaan dari jaksa penuntut untuk menyatakan pilar utama organisasi politik Navalny sebagai ekstremis.

Baca juga: Rusia Tangkap Demonstran Pro-Navalny

Pengadilan Moskow melarang Navalny’s Anti-Corruption Foundation (FBK) dan jaringan kantor kampanye regionalnya, yang dijalankan secara terpisah untuk mengunggah di media sosial awal pekan ini.

FBK dilarang mengakses rekening bank atas permintaan jaksa. Sebab, dinilai mengorganisir protes dan menerbitkan artikel media yang provokatif. Adapun pengadilan mempertimbangkan tindakan lebih lanjut. (Guardian/OL-11)
 

BERITA TERKAIT