21 April 2021, 09:27 WIB

Yunani Pinjamkan Rudal Patriot ke Arab Saudi untuk Hadapi Huthi


Basuki Eka Purnama | Internasional

YUNANI akan meminjamkan rudal Patriot ke Arab Saudi demi melindungi infrakstruktur minyak negara petrodolar itu dari meningkatnya serangan kelompok pemberontak Yaman, Huthi. Hal itu diungkapkan pemerintah Yunani, Selasa (20/4).

Arab Saudi, pengekspor minyak mentah terbesar di dunia, yang memimpin koalisi militer melawan Huthi, menggantungkan diri pada rudal Patriot buatan Amerika Serikat (AS) untuk menghentikan rudal dan pesawat nirawak yang ditembakkan hampir setiap hari oleh kelompok Huthi.

"Kami telah menandatangani kesepakatan peminjaman rudal Patriot dengan Arab Saudi," ujar Menteri Luar Negeri Yunani Nikos Dendias saat melakukan lawatan ke Riyadh bersama Menteri Pertahanan Nikos Panagiotopoulos.

Baca juga: Pascasabotase Pusat Nuklirnya, Iran Naikkan Kemurnian Uranium 60%

Dalam pernyataan terpisah, Panagiotopoulos mengatakan rudal Patriot itu akan dikirimkan ke Arab Saudi dalam periode yang akan datang untuk melindungi infrastuktur negara itu dari ancaman teroris.

Belum ada pernyataan resmi dari pihak Arab Saudi yang menolak mengatakan jumlah rudal Patriot yang saat ini mereka miliki.

Pengumuman peminjaman rudal Patriot itu terjadi setelah AS, Mei tahun lalu, mengatakan akan menarik empat rudal Patriot mereka dari Arab Saudi.

Dua dari rudal antirudal itu diterjunkan setelah serangan pada September 2019 terhadap dua fasilitas minyak Arab Saudi yang menyebabkan gejolak harga minyak global.

Meski kelompok Huthi mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu, Riyadh dan Washington menuding Iran bertanggung jawab. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT