18 April 2021, 10:27 WIB

Biden Sebut Perlakuan terhadap Navalny tidak Adil


Basuki Eka Purnama | Internasional

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Joe Biden, Sabtu (17/4), mengatakan situasi yang dihadapi tokoh oposisi Rusia Alexei Navalny sangat tidak adil.

"Itu amat sangat tidak adil," ujar Biden menanggapi perntanyaan mengenai kondisi penjara tempat Navalny ditahan.

"Benar-benar tidak pantas," lanjutnya.

Baca juga: Macron Minta Dunia Tegas dengan Rusia Soal Ukraina

Pada 31 Maret, lawan politik Presiden Rusia Vladimir Putin itu menggelar mogok makan menuntut pelayanan medis yang layak bagi keluhan sakit punggung dan mati rasa pada kaki yang dialaminya.

Pria berusia 44 tahun itu dijebloskan ke penjara pada Februari atas vonis 2,5 tahun dalam kasus penggelapan dana.

Dokter pribadi Navalny, Anastasia Vasilyeva, dan tiga dokter lainnya, termasuk kardiolog Yaroslav Ashikhmin, telah memerintah otoritas penjara mengizinkan mereka memeriksa kondisi Navalny.

"Pasien kami bisa mati dalam waktu dekat," ujar Ashikhmin lewat Facebook, Sabtu (17/4), menggarisbawahi bahwa kadar potasium dalam tubuh Navalny sangat tinggi dan tokoh itu sebaiknya segera dirawat di ruang perawatan intensif.

"Aritmea yang fatal bisa terjadi dalam hitungan menit," lanjutnya. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT