15 April 2021, 16:13 WIB

Taiwan dan AS Bekerja Sama Tangkal Ancaman Militer Tiongkok


Atikah Ishmah Winahyu | Internasional

PRESIDEN Taiwan Tsai Ing-wen mengatakan kepada utusan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden bahwa mereka akan bekerja sama dengan AS untuk mencegah manuver dan provokasi di tengah ancaman dari kegiatan militer Tiongkok.

Mantan pejabat senior AS, termasuk mantan Senator AS Chris Dodd dan mantan Wakil Menteri Luar Negeri Richard Armitage dan James Steinberg, mengunjungi Taipei untuk menandai komitmen Biden terhadap Taiwan dan demokrasinya.

Tsai mengatakan kepada delegasi AS dalam pertemuan di Kantor Kepresidenan bahwa kegiatan militer Tiongkok di wilayah tersebut telah mengancam perdamaian dan stabilitas regional.

"Kami sangat bersedia bekerja dengan negara-negara yang berpikiran sama, termasuk Amerika Serikat, untuk bersama-sama menjaga perdamaian dan stabilitas Indo-Pasifik dan mencegah manuver dan provokasi," kata Tsai dalam pertemuan yang disiarkan langsung di Facebook. .

Dia berjanji untuk terus bekerja sama dengan AS Serikat untuk melawan perang kognitif dan misinformasi.

Tsai juga mengatakan kepada delegasi bahwa Taiwan berharap untuk melanjutkan pembicaraan perdagangan dengan AS sesegera mungkin.

Taiwan adalah masalah teritorial paling sensitif Tiongkok dan sumber utama perselisihannya dengan Washington, yang diwajibkan oleh hukum AS untuk membantu pulau itu mempertahankan dirinya.

Selama beberapa bulan terakhir Taiwan telah mengeluh tentang misi oleh angkatan udara Tiongkok di dekat zona identifikasi pertahanan udaranya (Adiz) yang berlangsung hampir setiap hari.

Sebanyak 25 pesawat Tiongkok, termasuk pesawat tempur dan pembom berkemampuan nuklir, memasuki Adiz Taiwan pada Senin dalam serangan terbesar yang dilaporkan hingga saat ini.

Kunjungan tidak resmi AS ini, yang oleh seorang pejabat Gedung Putih disebut sebagai sinyal pribadi dari komitmen presiden kepada Taiwan, semakin menegangkan hubungan Tiongkok-AS.

Pada Rabu (14/4), Tiongkok menggambarkan latihan militernya di dekat Taiwan sebagai latihan tempur dan mengatakan pertemuan para pejabat AS dengan Tsai hanya akan memperburuk ketegangan di Selat Taiwan. (Aiw/Straitstimes/OL-09)

BERITA TERKAIT