14 April 2021, 23:55 WIB

Kasus Baru Positif Covid-19 di Palestina Tembus 1.911 Kasus


Mediaindonesia.com | Internasional

Palestina pada Selasa (13/4) mencatat 1.911 kasus baru Covid-19 dan 18 kematian, menurut Menteri Kesehatan Mai Al-Kaileh.

Dia mengumumkan bahwa 1.911 orang Palestina dinyatakan positif mengidap virus yang sangat menular dan 18 lainnya meninggal karena Covid-19 di wilayah pendudukan, meningkatkan jumlah total kasus yang dikonfirmasi dan kematian sejak wabah pandemi menjadi masing-masing 299.636 dan 3.150.

Di antara 1.911 kasus baru, 619 kasus tercatat di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, dan 1.911 lainnya di Jalur Gaza yang terkepung.

Di Tepi Barat, Distrik Nablus menempati urutan pertama dengan (196) kasus, disusul Jenin (110) kasus, Hebron (80) kasus, Ramallah & al-Bireh (69), Tubas (47) kasus, Tulkarem (45) kasus, Qalqiliya (28) kasus, Bethlehem (18) kasus, Salfit (16) kasus, Jericho & Jordan Valley (7) kasus, di samping pinggiran kota Yerusalem, yang memiliki tiga kasus.

Al-Kaileh mengidentifikasi kematian sebagai 10 kematian dari Tepi Barat, termasuk Yerusalem, dan delapan lainnya dari Jalur Gaza yang terkepung.

Dalam hal jumlah kematian, Hebron dan Tubas menduduki peringkat pertama di antara distrik Tepi Barat, dengan masing-masing mencatat 2 kematian, diikuti oleh Nablus, Qalqiliya, Jenin, Tulkarm, Salfit dan Bethlehem, yang masing-masing distrik mencatat kasus kematian.

Dia menambahkan bahwa 2.348 pasien Covid-19 pulih; 1.491 kasus pemulihan di Tepi Barat, termasuk distrik Yerusalem, dan 857 lainnya di Jalur Gaza, meningkatkan total kasus pemulihan sejak wabah pandemi menjadi 262.985.

Dia mengungkapkan bahwa 182 pasien Covid-19 mendapatkan perawatan di unit perawatan intensif, termasuk 56 yang terhubung ke ventilator, sementara 536 lainnya saat ini dirawat di rumah sakit di Tepi Barat.

Pemulihan mencapai 88,0 persen dari total kasus sejak wabah pandemi pada Maret, kasus aktif 11,0 persen dan jumlah kematian mencapai 1,0 persen.

Terkait peluncuran vaksinasi Covid-19, al-Kaileh mengatakan sejauh ini sudah ada 151.022 orang yang menerima vaksin, termasuk 17.660 orang yang mendapat vaksin dosis kedua. (Ant/OL-12)

BERITA TERKAIT