14 April 2021, 11:22 WIB

Pemilu Legislatif Hong Kong Digelar pada Desember 2021


Nur Aivanni | Internasional

KEPALA Eksekutif Hong Kong Carrie Lam, Selasa (13/4), mengatakan bahwa pemilihan legislatif wilayah semi-otonom Tiongkok akan berlangsung pada Desember, lebih dari setahun setelah itu ditunda pihak berwenang dengan alasan risiko kesehatan masyarakat karena pandemi virus korona.

Lam juga mengatakan bahwa undang-undang akan diubah. Ia mendorong para pemilih untuk tidak memilih atau memberikan suara kosong atau tidak sah karena akan dianggap ilegal meskipun pemilih sendiri bebas untuk memboikot pemungutan suara atau memberikan suara sesuai keinginan mereka.

"Ketika seseorang dengan sengaja menghalangi atau mencegah siapa pun untuk memberikan suara pada pemilu, kami akan menganggapnya sebagai perilaku korup," kata Lam.

Lam mengatakan bahwa pemilihan akan berlangsung pada 19 Desember 2021. Pemilihan tersebut pada awalnya dijadwalkan akan diadakan pada September 2020 lalu.

Lam berbicara sehari sebelum pembacaan pertama draf amandemen berbagai undang-undang di legislatif kota tersebut, untuk mengakomodasi perubahan yang direncanakan Beijing pada sistem pemilihan kota.

Pada Maret 2021, Beijing mengumumkan perubahan sistem pemilu Hong Kong, dengan memperluas jumlah kursi di badan legislatif sambil mengurangi jumlah kursi yang dipilih langsung dari 35 menjadi 20 kursi.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya untuk mengendalikan protes politik dan oposisi di Hong Kong. Tahun lalu, Tiongkok memberlakukan undang-undang keamanan nasional di Hong Kong dan menindaklanjuti tahun ini dengan mengubah proses pemilihan.

Lebih lanjut, Lam mengatakan bahwa pemilihan untuk Komite Pemilihan, yang akan memilih pemimpin kota tersebut dan 40 anggota parlemen, akan diadakan pada 19 September. Adapun pemilihan untuk kepala eksekutif akan berlangsung pada 27 Maret 2022. (CNA/Nur/OL-09)

BERITA TERKAIT