09 April 2021, 10:17 WIB

Jerman Berencana Beli Vaksin Sputnik V dari Rusia


Basuki Eka Purnama | Internasional

JERMAN, Kamis (8/4), menuai kontroversi setelah membuka perundingan dengan Rusia mengenai kemungkinan membeli vaksin covid-19 Sputnik V tanpa menunggu langkah koordinasi dengan Uni Eropa.

Produsen vaksin Sputnik V, lewat pesan di Twitter, mengonfirmasi bahwa perundingan antara Jerman dan Rusia telah dimulai.

Mereka mengatakan pemerintah Jerman telah membuka pembicaraan dengan Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF), yang membiayai produksi vaksin covid-19, mengenai kemungkinan membeli vaksin Sputnik V.

Baca juga: Mesir akan Produksi Hingga 60 Juta Dosis Vaksin Sinovac per Tahun

Di tengah perpecahan di Uni Eropa terkait vaksin Sputnik V, Menteri Kesehatan Jerman Jens Spahn mengatakan bahwa negara siap berjalan sendiri tanpa 26 anggota Uni Eropa lainnya demi mempercepat kampanye vaksinasi covid-19.

"Komisi Uni Eropa, kemarin, mengatakan tidak akan menandatangani kontrak (untuk Sputnik V) seperti dengan produsen vaksin covid-19 lainnya. Karenanya, saya mengatakan Jerman akan menggelar pembicaraan bilateral dengan Rusia," ujar Spahn.

"Untuk membuat perubahan dalam situasi kami, pengiriman vaksin covid-19 harus dilakukan dalam tempo antara dua dan empat atau lima bulan, jika tidak, kami tidak akan memiliki vaksin dalam jumlah yang memadai," lanjutnya. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT