09 April 2021, 07:45 WIB

AS Makin Prihatin dengan Aktivitas Rusia di Perbatasan Ukraina


Basuki Eka Purnama | Internasional

AMERIKA Serikat (AS), Kamis (8/4), mengaku makin prihatin dengan aksi militer Rusia di sepanjang perbatasan Ukraina.

"Jumlah personel militer Rusia yang ditempatkan di perbatasan dengan Ukraina, kini, lebih banyak ketimbang pada 2014 ketika terjadi bentrokan di timur Ukraina yang berujung pada pencaplokan wilayah Krimea oleh Moskow," ujar juru bicara Gedung Putih Jen Psaki.

"AS semakin prihatin dengan peningkatan agresi Rusia di timur Ukraina, termasuk pergerakan pasukan Rusia di perbatasan Ukraina," imbuhnya.

Baca juga: Amnesty International: Navalny Berpotensi Terbunuh Secara Perlahan

Pernyataan Psaki itu dilansir saat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky melakukan lawatan ke garis depan tempat bentrokan antara pasukan Ukraina dan Rusia semakin meningkat selama beberapa pekan terakhir.

Foto yang dirilis kantor kepresiden Ukraina menunjukkan presiden berusia 43 tahun itu mengenakan helm dan rompi antipeluru menemui dan menjabat tangan prajurit Ukraina.

Konflik di perbatasan antara Ukraina dan Rusia telah menewaskan lebih dari 13 ribu orang sejak 2014. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT