09 April 2021, 06:09 WIB

PM Italia Sebut Erdogan Diktator


Basuki Eka Purnama | Internasional

PERDANA Menteri Italia Mario Draghi, Kamis (8/4), menyebut Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sebagai diktator dalam pernyataan yang berpeluang semakin memanaskan hubungan Uni Eropa dan Turki.

Draghi tengah berbicara dalam sebuah konferensi pers ketika ditanya mengenai insiden tidak diberikannya kursi bagi Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen saat bertemu Erdogan di Ankara, Selasa (6/4).

"Saya sangat menyesalkan insiden memalukan yang harus dialami Presiden Komisi Eropa. Dia harus berhadapan dengan diktator, yang dengan sangat menyesal, harus kita ajak bekerja sama," kata Draghi.

Baca juga: Von der Leyen tidak Diberi Kursi, Komisi Eropa Kecam Turki

Erdogan menjadi sasaran kritik setelah gambar Von der Leyen dibiarkan berdiri dalam pertemuan di Ankara menjadi viral.

Gambar resmi yang dirilis pemerintah Turki kemudian memperlihatkan Von der Leyen berdiri di sebelah Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu, yang dalam hierarki diplomasi tidak dalam posisi sejajar.

Sejumlah parlemen Eropa meminta digelar penyelidikan mengenai penyebab von der Leyen tidak mendapat kursi sementara Presiden Presiden Dewan Eropa Charles Michel bisa duduk di sebelah Erdogan.

Turki dan Uni Eropa saling menyalahkan terkait insiden dalam pertemuan yang sebenarnya bertujuan memulihkan hubungan antara kedua belah pihak. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT