07 April 2021, 12:43 WIB

Amnesty International: Navalny Berpotensi Terbunuh Secara Perlahan


Atikah Ishmah Winahyu | Internasional

KRITIKUS utama Presiden Rusia Vladimir Putin, Alexei Navalny, yang dipenjara dalam kondisi tidak sehat, berisiko terbunuh secara perlahan.

Amnesty International mengatakan Navalny, yang tahun lalu diracuni dengan zat saraf tingkat militer, sekarang dibuat kurang tidur dan tidak memiliki akses ke dokter yang dapat dipercaya di penjara.

"Pihak berwenang Rusia mungkin menempatkannya dalam situasi kematian secara perlahan dan berusaha menyembunyikan apa yang terjadi padanya," kata Sekretaris Jenderal Amnesty International Agnes Callamard.

Baca juga: Polisi Rusia Tangkap Pendukung Navalny

"Jelas pihak berwenang Rusia melanggar haknya. Kami harus berbuat lebih banyak.”

"(Mereka) telah mencoba untuk membunuhnya, mereka sekarang menahannya, dan memaksakan kondisi penjara, itu sama saja dengan penyiksaan," imbuhnya.

Minggu lalu, Navalny melakukan mogok makan sebagai upaya memaksa penjara yang menahannya di luar Moskow untuk memberinya perawatan medis yang memadai untuk merawat nyeri akut di punggung dan kakinya.

Kremlin menolak mengomentari kesehatan Navalny dengan mengatakan itu adalah masalah layanan penjara federal. Layanan penjara, pekan lalu, mengatakan pria 44 tahun itu telah menerima semua perawatan yang diperlukan. (Straitstimes/OL-1)

BERITA TERKAIT