06 April 2021, 21:11 WIB

Iran Gembira Pejabat Amerika Minta Pencabutan Sanksi


Mediaindonesia.com | Internasional

IRAN menyambut baik komentar baru-baru ini yang menjanjikan oleh para pejabat AS. Komentar tersebut secara eksplisit menyarankan agar Amerika Serikat mencabut sanksi kepada Iran untuk kembali pada kesepakatan nuklir 2015.

"Kami menemukan posisi ini realistis dan menjanjikan. Ini bisa menjadi awal untuk memperbaiki proses buruk yang telah membawa diplomasi ke jalan buntu," kata juru bicara pemerintah Ali Rabiei kepada wartawan di Teheran, pada Selasa (6/4).

Amerika Serikat bergabung dalam pembicaraan, Selasa, di ibu kota Austria, Wina, tempat kesepakatan pada 2015 dicapai. Pembicaraan ini bertujuan menyelamatkan kesepakatan.

Presiden AS Donald Trump menarik diri dari kesepakatan itu pada 2018. Ia memberlakukan kebijakan tekanan maksimum terhadap Teheran yang kekurangan uang dan terisolasi. Trump juga secara bertahap membatalkan beberapa komitmennya di bawah perjanjian.

 

Namun penerus Trump, Joe Biden, mengatakan dia siap untuk membalikkan keputusan tersebut. Pada konferensi pers, Selasa, Rabiei diminta menanggapi komentar utusan khusus AS untuk Iran, Robert Malley.

Malley telah mengatakan kepada PBS Newshour pada Jumat bahwa Amerika Serikat tahu bahwa untuk kembali ke kepatuhan, itu harus mencabut sanksi yang tidak sesuai dengan (kesepakatan 2015). Rabiei berkata, "Kami menghormati komentar-komentar ini." (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT