06 April 2021, 14:08 WIB

Sejumlah Kapal Induk Tiongkok Berlatih Perang Dekat Wilayah Taiwan


Atikah Ishmah Winahyu | Internasional

SEKELOMPOK kapal induk Tiongkok berlatih perang di dekat wilayah Taiwan. Angkatan Laut Tiongkok berdalih latihan milter semacam itu akan dilakukan secara rutin.

Taiwan mengeluhkan peningkatan aktivitas militer Tiongkok di dekatnya dalam beberapa bulan terakhir. Pihak militer Taiwan telah meningkatkan upaya untuk menegaskan kedaulatannya atas pulau yang dikelola secara demokratis itu.

Angkatan Laut Tiongkok mengatakan, kelompok kapal induk yang dipimpin Liaoning, kapal induk pertama negara itu yang dioperasikan secara aktif, sedang melakukan latihan rutin di perairan dekat Taiwan.

“Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuannya untuk menjaga kedaulatan nasional, keselamatan dan kepentingan pembangunan,” katanya.

"Latihan serupa akan dilakukan secara rutin di masa depan," tambah juru bicara Angkatan Laut Tiongkok tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Pernyataan Tiongkok mengikuti Kementerian Pertahanan Taiwan yang melaporkan serangan baru oleh angkatan udara Tiongkok ke zona identifikasi pertahanan udara pulau itu pada hari Senin.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan telah memahami sepenuhnya situasi di udara dan laut di sekitar Taiwan dan pihaknya menangani dengan tepat masalah tersebut.

Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan pada hari Minggu bahwa Liaoning, ditemani oleh lima kapal pengawal, telah transit di Selat Miyako dalam perjalanan ke Pasifik.

Global Times China mencatat Nanchang, armada kapal perusak Type 055 baru yang kuat yang memasuki layanan tahun lalu, adalah bagian dari kelompok kapal induk tersebut.

"Kombinasi kapal induk dan kapal perusak besar Type 055 akan menjadi konfigurasi standar kelompok tugas kapal induk Tiongkok di masa depan," tuturnya.

Liaoning dan kapal kembarnya, Shandong, telah melakukan latihan atau berlayar di dekat Taiwan sebelumnya.

Pada Desember 2019, tak lama sebelum pemilihan presiden dan parlemen di Taiwan, Shandong berlayar melalui Selat Taiwan, sebuah langkah yang dikutuk oleh Taiwan sebagai upaya intimidasi.

Taiwan adalah masalah teritorial paling sensitif di Tiongkok dan potensi titik api militer. Tiongkok tidak pernah meninggalkan penggunaan kekuatan untuk membawa pulau itu di bawah kendalinya.

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengawasi perombakan militer pulau itu, meluncurkan peralatan baru seperti korvet siluman pembunuh kapal induk. (Aiw/CNA/OL-09)

BERITA TERKAIT