06 April 2021, 11:26 WIB

Inggris Prihatin dengan Aktivitas Rusia di Perbatasan Ukraina


Basuki Eka Purnama | Internasional

PERDANA Menteri Inggris Boris Johnson, Senin (5/4), mengaku sangat prihatin dengab aktivitas Rusia di Krimea dan perbatasan Ukraina.

Dalam sambungan telepon dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Johnson menegaskan dukungan penih Inggris terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina.

Dia juga mengungkapkan solidaritasnya terhadap pemerintahan Zelensky dalam menghadapi aktivitas yang merusak stabilitas kawasan serta memuji pendekatan Ukraina atas situasi yang terjadi.

Baca juga: Prancis Selidiki Restoran Mewah Pelanggar Prokes

Johnson menambahkan Inggris akan bekerja keas untuk memastikan tidak terjadi peningkatan stabilitas di kawasan itu.

Dalam cicitan setelah berbicara dengan Johnson, Zelensky mengucapkan terima kasih atas dukungan Inggris dan menegaskan Ukraina optimistis mendapatkan dukungan dari negara-negara G7.

Sambungan telepon antara Johnson dan Zelensky terjadi setelah Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa menyatakan solidaritas bagi Ukraina setelah Kiev, pekan lalu, menuding Moskow mengirimkan ribuan personel militer mereka ke kawasan perbatasan antara kedua negara serta ke Semenanjung Krimea yang dicaplok Rusia, 2014 lalu.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell, Minggu (4/4), menegaskan blok itu mendukung penuh Kiev.

Adapun Presiden AS Joe Biden, dalam pembicaraan telepon pertamanya dengan Zelensky, memastikan Washington mendukung kedaulatan Ukraina dalam menghadapi agresi dari Rusia. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT