31 March 2021, 07:43 WIB

Dapat Sumbangan dari Tiongkok, Nepal Lanjutkan Kampanye Vaksinasi


Basuki Eka Purnama | Internasional

NEPAL akan memulai kembali kampanye vaksinasi covid-19 setelah menerima sumbangan vaksin dari Tiongkok.

Sebelumnya, Nepal menghentikan kampanye vaksinasi covid-19 setelah India memperlambat pengiriman vaksin covid-19.

India dan Tiongkok menjadikan diplomasi vaksin untuk memperluas pengaruh mereka di dunia selama pandemi covid-19, terutama terhadap negara miskin yang berusaha mendapatkan vaksin dengan harga murah.

Baca juga: Spanyol Perluas Penggunaan AstraZeneca ke Warga di Atas 65 Tahun

Nepal memulai kampanye vaksinasi covid-19 pada Januari setelah menerima 1 juta dosis vaksin AstraZeneca/Oxford dari India. Sebanyak 348 ribu vaksin lainnya diterima dari skema Covax pada Maret.

Namun, hanya separuh dari pesanan 2 juta vaksin diterima dari India dan tidak ada vaksin yang disuntikkan sejak pertengahan Maret.

Kementerian Kesehatan Nepal, Selasa (30/3), mengatakan kampanye vaksinasi covid-19 akan dimulai kembali setelah sebanyak 800 ribu vaksin Sinopharm tiba dari Tiongkok pada Senin (29/3).

"Vaksin itu akan diberikan setelah pemerintah memutuskan kelompok mana dari populasi yang akan menjadi target," ujar juru bicara Kementerian Kesehatan Nepal Jageshwor Gautam.

Duta Besar Tiongkok untuk Nepal Hou Yanqi menyebut penyedian vaksin covid-19 bagi Nepal adalah prioritas bagi 'Negeri Tirai Bambu' itu.

"Sumbangan vaksin ini menunjukkan betapa pentingnya Nepal di mata Tiongkok," ujar Hou. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT